News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yudha Saputera Petik Banyak Pelajaran Berharga usai Prawira Bandung Gagal ke Semifinal IBL 2025

Prawira gagal ke babak empat besar setelah kalah dengan rekor pertandingan 1-2 dalam format best of three melawan Satria Muda Pertamina Jakarta.
Senin, 30 Juni 2025 - 23:37 WIB
Prawira gagal ke babak empat besar setelah kalah dengan rekor pertandingan 1-2 dalam format best of three melawan Satria Muda Pertamina Jakarta.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pebasket Prawira Bandung Yudha Saputera mengaku memetik banyak pelajaran, usai timnya gagal menembus semifinal Indonesian Basketball League (IBL) 2025.

Prawira gagal ke babak empat besar setelah kalah dengan rekor pertandingan 1-2 dalam format best of three melawan Satria Muda Pertamina Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Prawira Bandung, Yudha Saputera
Pemain Prawira Bandung, Yudha Saputera
Sumber :
  • IBL

 

Menurut dia, seluruh pemain sudah berusaha untuk menampilkan performa terbaik, meski pada akhirnya beluk cukup untuk membawa kemenangan bagi tim saat gim ketiga atau laga terakhir, di Britama Arena, Jakarta, Minggu (29/6) lalu.

"Saya juga banyak belajar di musim ini, dari para pemain asing, proses latihan, hingga tantangan yang diberikan pelatih," kata Yudha dalam laman klub yang dikutip di Jakarta, Senin.

Meski gagal melangkah ke babak berikutnya, guard tersebut yakin ke depan Prawira masih bisa meningkatkan performa lebih bagus dibandingkan musim ini.

Dia menyadari, dalam pertandingan terakhir sehari lalu, para pemain kurang mampu beradaptasi dengan strategi lawan. 

Ditambah, Pelita Jaya merupakan kandidat juara yang memiliki banyak senjata andalan saat bertanding dalam laga krusial.

"Walaupun potensi Prawira belum keluar sepenuhnya, tetapi kami sudah mencapai titik ini dan saya cukup bangga," ujar pemain bernomor punggung 8 yang pernah membawa timnya juara IBL 2023.

Lebih lanjut, Yudha juga mengapresiasi pelatih kepala David Singleton, yang telah mampu meracik klub dalam lima tahun terakhir.

Pelatih prawira Bandung, David Singleton
Pelatih prawira Bandung, David Singleton
Sumber :
  • IBL Indonesia

 

Dia mengakui hal itu membuat Prawira Bandung menjadi salah satu tim papan atas IBL hingga saat ini.

"Tidak bisa membayangkan kalau tidak ada Coach Dave, akan seperti apa tim ini, karena saya merasakan bagaimana perkembangannya dari saat menjadi rookie sampai sekarang," ujar pemain andalan klub dan tim nasional bola basket Indonesia itu.

Perjalanan tim Kota Kembang terhenti di playoffs usai mengakui keunggulan Satria Muda Pertamina Jakarta dengan rekor pertandingan 1-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prawira kalah 69-76 di gim pertama, kemudian kedudukan menjadi 1-1 setelah menang 78-72 di gim kedua. 

Namun, di laga terakhir atau ketiga kembali kalah 72-89.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT