Sifat Asli Megawati Hangestri Akhirnya Terbongkar saat Masih di Red Sparks, Ko Hee-jin Sampai Bilang Kepribadian Megatron itu...
- KOVO
tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri kembali jadi pusat perhatian usai perjalanannya bersama Gresik Petrokimia di Proliga 2025 kandas di babak final four.
Meski sempat tampil gemilang di salah satu laga, Megatron gagal mengantarkan tim barunya melaju ke grand final.
Namun, di balik panasnya sorotan terhadap performanya saat ini, muncul kembali pernyataan mengejutkan dari pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, yang membongkar sifat asli Megawati selama di Korea Selatan.
- KOVO
Ko Hee-jin, pelatih muda penuh karisma yang sukses membawa Red Sparks bangkit dalam dua musim terakhir, akhirnya buka suara soal kedekatannya dengan Megawati.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube SBS Sport, Ko menyebut Megawati bukan hanya atlet dengan kemampuan ofensif luar biasa, tetapi juga pribadi yang langka dan berkarakter kuat.
“Tidak ada pemain dengan kekuatan ofensif seperti Mega,” puji Ko Hee-jin.
“Bola voli tetaplah bola voli, tetapi dia juga memiliki kepribadian yang hebat,” lanjutnya.
Kedekatan mereka memang bukan isapan jempol. Ko Hee-jin rela terbang ke Kamboja hanya demi menyaksikan langsung aksi Megawati di SEA Games 2023 sebelum resmi memboyongnya ke Red Sparks.
Bahkan dalam draft Quarter Asia musim 2024/2025, Ko Hee-jin kembali memilih Megawati sambil membawa boneka bergambar dirinya.
Hubungan mereka kian menyentuh saat momen perpisahan di Bandara Incheon.
- Kolase tvOnenews.com
Megawati tak kuasa menahan haru sambil berterima kasih kepada Ko yang sudah mempercayainya sejak awal.
Ia bahkan menyebut sang pelatih sudah seperti teman, bahkan seperti seorang ayah selama dirinya berkarier di Korea.
"Kalau dari awal mungkin aku pikir head coach, tapi lama-kelamaan dia udah kayak friend, udah tahun aku pikir dia kayak teman aku, terus seperti Ayah karena udah take care aku juga di Korea," ujar Mega.
Di bawah asuhan Ko Hee-jin, Megawati berhasil mengantarkan Red Sparks mencetak sejarah: lolos dua kali berturut-turut ke babak playoff, meraih 13 kemenangan beruntun di V-League, hingga melaju ke final KOVO Cup 2024.
Tak hanya itu, Megawati juga meraih gelar MVP dua kali dan bersaing dengan idolanya, Kim Yeon-koung.
- Kolase tvOnenews / KOVO / Instagram @megawatihangestrip
Pencapaian puncaknya adalah membawa Red Sparks jadi runner-up Liga Voli Korea 2024/2025 – posisi tertinggi klub itu sejak musim 2011/2012.
Namun kini, perjalanan Megawati berubah arah. Ia memutuskan tak memperpanjang kontrak di Korea dan kembali ke Indonesia untuk membela Gresik Petrokimia di ajang Proliga 2025.
Meski tampil garang saat membawa Petrokimia menang telak 3-0 atas Jakarta Electric PLN, langkah mereka ke grand final pupus setelah Popsivo Polwan sukses menumbangkan Pertamina Enduro dan merebut posisi puncak.
Kabar terbaru menyebut, meski gagal ke final, performa Mega secara individu tetap mencuri perhatian.
- Instagram/Petrovoli
Spike keras dan servis tajamnya masih jadi senjata utama Petrokimia. Namun, tekanan publik tanah air tampaknya berdampak besar padanya.
Dalam sesi live TikTok beberapa waktu lalu, Megawati sempat meluapkan amarah pada netizen yang menuding performanya menurun sejak pulang dari Korea.
Sorotan terhadap Mega semakin besar setelah publik mulai membandingkan citra dirinya di Red Sparks yang bersinar, dengan tekanan yang ia terima di Proliga bersama Petrokimia.
Banyak warganet yang berharap manajemen Gresik Petrokimia bisa menjaga dan membangun kembali citra Megawati, seperti yang dilakukan Red Sparks. (asl)
Load more