News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duet Maut Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic Saat di Red Sparks Gempar, Megatron Justru Blak-blakan Bongkar...

Pevoli Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya blak-blakkan menceritakan momen saat dirinya masih bermain bersama Vanja Bukilic di Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks.
Rabu, 30 April 2025 - 05:03 WIB
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic saat sama-sama masih di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com - Pevoli Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya blak-blakkan menceritakan momen saat dirinya masih bermain bersama Vanja Bukilic di Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks

Hal tersebut Mega utarakan saat melakukan wawancara dengan media Korea, News1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wanita yang akrab disapa Megatron itu mengaku senang dapat berduet dengan Buki.

“Bermain dengan Vanja Bukilic untuk pertama kalinya sangat menyenangkan. Kami bisa saling melengkapi dan bekerja sama dengan sangat baik,” kata Megawati Hangestri.

Tak hanya sebagai rekan di lapangan, Mega juga mengaku berteman dengan dengan Vanja Bukilic. Apalagi keduanya lahir ditahun yang sama.

"Kami lahir di tahun yang sama, 1999, dan punya tipe kepribadian yang mirip. Kami sama-sama 'E' dalam tes MBTI, artinya sama-sama extrovert. Itu membuat kami mudah dekat dan nyambung saat komunikasi," lanjutnya.

Bahkan sangkin seringnya terlihat bersama, fans sering memanggil mereka sebagai soulmate di dunia voli.

Hal itu juga dibenarkan oleh Penerjemah tim Red Sparks, Lee So-jung. Menurutnya, keduanya seperti saudara yang saling mendukung.

“Mereka sangat dekat. Karena kita selalu bertiga dan sama-sama orang asing, jadi secara natural mereka merasa lebih nyaman satu sama lain,” ungkap Lee So-jung.

"Mereka sering diskusi tentang bagaimana cara meningkatkan permainan, dan juga saling curhat tentang keluarga mereka di negara masing-masing. Ada chemistry yang sangat kuat di antara keduanya,” sambung Lee.

Meskipun demikian, kedekatan mereka kini tak akan terlihat lagi lantaran Mega yang taj memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks.

Soal Kepulangan Mega ke Indonesia

Atlet voli asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi menjadi sosok yang dielu-elukan lantaran berhasil mengukir prestasi di Korea Selatan sebagai pemain di Red Sparks.

Setelah namanya makin bersinar bersama Red Sparks, secara mengejutkan wanita yang akrab disapa Mega ini kembali ke Indonesia setelah tak perpanjang kontrak.

Keputusan Mega itu pun membuat publik heboh dan bertanya-tanya alasan sebenarnya. Apalagi ia merupakan salah satu pemain yang diandalkan di Negeri Ginseng itu.

Baru-baru ini, wanita yang dijuluki Megatron itu akhirnya secara blak-blakan mengungkapkan salah satu alasannya memilih pulang ke Indonesia.

Dalam wawancara di program Apa Kabar Indonesia di tvOne, Mega mengungkap bahwa gaji di Korea Selatan ternyata tidak sebesar yang diperkirakan banyak orang.

Ia mengatakan bahwa gaji pemain lokal Korea jauh lebih tinggi dibandingkan pemain kuarter Asia sepertinya.

“Kalau di Korea, gak (lebih tinggi), karena pemain Korea lebih besar gajinya bahkan berkali-kali lipat daripada aku,” kata Megawati Hangestri dikutip Selasa (22/4/2025).

"Kalau di Indonesia mungkin iya (lebih besar)," sambungnya.

Pernyataan Megawati itu seolah memberi sinyal bahwa penghasilannya di klub lokal bisa lebih menguntungkan secara finansial.

Meski sempat dirumorkan mendapatkan bayaran sebesar 150.000 dolar AS atau sekitar Rp2,39 miliar di musim keduanya, pengakuan Mega terbaru justru membuka mata publik tentang realita ketimpangan penghasilan di kancah voli profesional luar negeri.

Sebelumnya, kepulangan Megawati Hangestri ke Tanah Air sempat dikaitkan dengan kondisi kesehatan sang ibu.

Namun, Megawati dengan tegas membantah isu tersebut saat menghadiri acara di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember.

“Saya sedih banyak yang bilang mama saya sakit, padahal mama saya sehat-sehat saja,” ungkap Mega.

Keputusan kembali ke Indonesia lebih didasari oleh pertimbangan pribadi.

Ia mengaku ingin lebih dekat dengan keluarga serta mempersiapkan langkah selanjutnya dalam karier dan kehidupan pribadinya.

Menariknya, Megawati kini resmi bergabung dengan Gresik Petrokimia, salah satu tim besar di kompetisi Proliga 2025.

Namun, ia hanya dikontrak selama satu bulan untuk memperkuat tim di babak final four.

Mega pun mengaku bahwa kesepakatan dengan Petrokimia Gresik sudah terjalin cukup lama, hanya saja ia memilih untuk merahasiakannya dari publik.

“Saya memang sengaja merahasiakan kontrak bersama Petrokimia Gresik. Saya juga meminta pihak Petrokimia untuk merahasiakan kontrak ini sebelum hari H launching,” jelasnya.

Kabar kepulangan Megawati Hangestri Pertiwi ke Indonesia rupanya tak hanya menarik perhatian publik tanah air, tetapi juga media Korea Selatan.

Salah satu media ternama, MHN Sports, mengulas alasan Megawati tidak memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks, tim voli profesional Korea yang ia bela musim lalu.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa Megawati kembali ke Indonesia bukan hanya karena ingin lebih dekat dengan keluarganya, tetapi juga karena memiliki rencana pribadi, yaitu menikah.

Kekasih Megawati diketahui bernama Dio Novandra, dan keduanya disebut telah menjalin hubungan cukup lama.

“Mantan penyerang Red Sparks Megawati Hangestri Pertiwi mengungkapkan salah satu alasan mengapa ia kembali dengan tergesa-gesa,” tulis MHN Sports.

Rencana pernikahan ini disebut-sebut menjadi salah satu alasan Megawati memilih rehat dari liga Korea, meski performanya musim lalu terbilang gemilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar ini sontak menjadi sorotan publik dan para penggemar voli yang selama ini mengikuti perjalanan karier Megawati di luar negeri.

Dengan segala pencapaiannya, Megawati kini bukan hanya dikenal sebagai atlet berprestasi, tapi juga pribadi yang penuh kejutan.(adk/ree) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT