Teruskan Kiprah Megawati Hangestri Indonesia Dominasi Dalam Pemain Kuota Asia Liga Voli Korea 2025-2026, China Putuskan Tak Berpartisipasi
- Kolase tvOnenews/KOVO
Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia mendominasi pemain draft kuota Asia Liga Voli Korea 2025-2026.
Meski putaran enam Liga Voli Korea 2024-2025 baru akan dimulai, namun persiapan musim depan sudah berjalan dengan ditutupnya pendaftaran draft kuota Asia Liga Voli Korea 2025-2026.
Indonesia pun mendominasi daftar dari draft kuota Asia Asia dengan sembilan pemain putra Indonesia yang bergabung untuk melihat peruntungan di Liga Voli Korea.
Sembilan pemain yang dikonfirmasi mendaftar draft kuota Asia Liga 2025-2026 di antaranya adalah Doni Haryono, Rivan Nurmulki, Agil Aanggara, Amin Sandi Akbar, Luvi Nugraha, Dawuda Alaihimas Sallam, Fahry Septian, Nizar Zulfikar dan Dio Zulfikri.
Sembilan pemain ini pun bisa menjadi suksesor Megawati Hangestri yang mampu mengangkat harkat martabat voli Indonesia di Korea Selatan.
Para pemain ini pun harus bersaing dengan sejumlah atlet dari negara lain di Asia seperti Iran, Uzbekistan, hingga Thailand.
Meski demikian, mereka tak akan kesulitan untuk bersaing karena salah satu pesaing kuat dari Asia justru absen.
Dilansir dari laman Sports DongA, perwakilan China dipastikan tak mendaftarkan diri dalam peruntungan di Liga Voli Korea.
"Kami baru menutup pendaftaran untuk peserta draft kuota Asia 2024-2025, tidak ada pemain China di antara 101 atlet putra dan 44 atlet putri," kata perwakilan KOVO dikutip dari Sports DongA, Selasa (25/2/2025).
Hal ini memastikan sejumlah pemain yang terpilih di musim ini seperti Hwang Rui-lei, Zhang Yu, Chen Shintong, Deng Xinpeng dan Zhang Binglong dipastikan tak lagi memperkuat tim baik di divisi putra maupun putri.
Bukan karena tak ingin, ternyata China menggelar turnamen voli lokal, Turnamen Bola Voli Chengde sebagai cara untuk menyaring tim yang akan tampil di Olimpiade.
Mengingat ujung dari turnamen ini akan sangat penting bagi kelangsungan masa depan pemain, mayoritas pemain abroad pun memilih untuk kembali ke China dan berpartisipasi untuk turnamen tersebut.
Di sisi lain, seorang manajer klub Liga Voli Korea menyebut bahwa turnamen tersebut merugikan klub mengingat para pemain China dan Iran menjadi pemain yang paling menjanjikan di sepanjang kompetisi.
"Di antara para pemain Asia, pemain China dan Iran telah menunjukkan keterampilan yang sangat baik, jadi ada beberapa klub yang menargetkan pemain China untuk musim depan," kata manajer tersebut.
Hal ini pun berpengaruh pada Xinpeng dan Zhang Yu yang dikabarkan akan mendapatkan perpanjangan kontrak dari klubnya, Hyundai Capital dan AI Peppers.
Namun dengan kondisi tersebut, tim pun kesulitan untuk menyegel sang pemain demi membela klub di musim depan.
"Saat ini kami terus memeriksa situasi Xinpeng, kami membuka banyak kemungkinan tapi kami harus memenangkan pertandingan (perpanjangan kontrak) ini," kata perwaakilan Hyundai Capital.
Hal serupaa pun terjadi pada AI Peppers yang juga ingin memperpanjang Zhang Yu di musim depan.
"Kami telah mengkonfirmasi bahwa pemain dan agen mendapatkan instruksi untuk mengikuti Turnamen Bola Voli Chengde dan kami akan terus memantau situasi," tulis pernyataan AI Peppers. (hfp)
Load more