Bukan Megatron, Mantan Pelatih Klub Liga Voli Korea Sebut Julukan Ini Lebih Layak Disematkan untuk Megawati Hangestri
- Red Sparks
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Red Sparks, Megawati Hangestri mendapatkan julukan baru oleh mantan pelatih GS Caltex, Cha Sang-hyun.
Cha Sang-hyun yang di Liga Voli Korea 2024-2025 menjadi komentator, memberikan perhatian lebih bagi Megawati Hangestri.
Dari lawan menjadi kawan, Cha Sang-hyun mengakui Megawati Hangestri benar-benar melebur dengan Liga Voli Korea musim ini.
"Mega sebenaranya musim lalu juga bermain dengan bagus, tapi tidak sampai sebagus ini," kata Cha Sang-hyun dikutip dari kanal YouTube Off the TV, Kamis (9/2/2025).
Cha Sang-hyun menyebut Megawati Hangestri benar-benar mendominasi Liga Voli Korea di musim ini.
Peran kapten Red Sparks, Yeon Hye-seon pun menjadi bagian dari bersinarnya Megawati Hangestri di musim ini.
"Musim ini dia benar-benar aik sebagai pemain yang mendominasi liga. Mega juga, di satu sisi bertemu dengan setter yang cocok, Yeon Hye-seon," kata Cha Sang-hyun.
Di luar lapangan, Mega berhasil menarik perhatian penggemar khususnya dari Indonesia.
Tak hanya meningkatkan penonton di layar kaca, berbondong-bondong WNI datang untuk mendukung langsung Mega di kandang Red Sparks.
"Di Indonesia sendiri, saat ini sedang mendapatkan popularitas yang besar karena datang ke voli Korea," kata Cha Sang-hyun.
Dengan kemampuan di dalam dan di luar lapangan tersebut, Cha Sang-hyun memberikan julukan baru bagi Megawati Hangestri.
Alih-alih 'Megatron' sebagai julukan Megawati Hangestri selama ini, Cha Sang-hyun memberikan julukan 'Mega Power'.
"Tidak ada alasan untuk tidak bermain voli dengan sungguh-sungguh, secara harfiah saya melihatnya sebagai 'Mega Power'," kata Cha Sang-hyun.
"Karena satu pemain bernama Mega itu jumlah penonton meningkat, perhatian semakin besar," katanya.
Tak hanya meningkatkan pamor sendiri, Mega pun disebut Cha Sang-hyun membuat para pemain Red Sparks semakin dikenal.
"Hanya karena satu pemain Mega ini, ini secara harfiah disebut 'Mega Power," tegas Cha Sang-hyun.
Legenda voli Korea ini pun kembali mengingatkan bahwa tujuan awal dibukanya pemain asing kuota Asia adalah untuk membagikan ilmu pada pemain Asia.
Load more