News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekan Setim Megawati Hangestri Berhasil Memblok Smash Bintang Voli Turki di Ajang VNL, Terbayar Kepercayaan Pelatih Red Sparks ..

Rekan setim Megawati Hangestri, Jung Ho-young menjadi sorotan saat tampil membela timnas voli putri Korea Selatan di ajang VNL (Volleyball Nations League).
Senin, 3 Juni 2024 - 12:33 WIB
Jung Ho-young menjadi sorotan saat Korea Selatan vs Turki di ajang VNL 2024.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / instagram @harace_0823 / @abreusmelisavargas

"Jung Ho-young bisa ngeblock variasi beberapa kali itu sudah luar biasa," tulis fans Red Sparks Indonesia.

"Di antara middle blocker Korea, dia block sama attack-nya paling imbang," jelas fans Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Middle blocker Red Sparks menyala, sekelas Melissa Vargas bisa di-block," tuturnya.

Alasan Pelatih Red Sparks sangat keras terhadap Jung Ho-young

Pelatih Red Sparks, sebelumnya pernah melakukan wawancara dengan SBS Sports, ia mengungkapkan soal alasan dirinya sangat keras terhadap dua middle blocker Red Sparks yakni Jung Ho-young dan Park Eun-jin.


Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin memberikan arahan kepada para pemainnya, Megawati Hangestri, Gia, Jung Ho-young dan Lee So-young. (instagram/@Instagram/red__sparks)

Di mana sikap Ko Hee-jin terhadap Jung Ho-young menjadi bekal sehingga membuatnya tampil impresif di timnas voli putri Korea Selatan.

Berbeda halnya dengan pemain lain seperti Yeum Hye-seon dan Megawati Hangestri, yang cukup mendapat pujian dari sang juru taktik.

Mantan middle blocker milik Bluefangs itu mengaku bahwa dirinya menyesuaikan pendekatan dengan para pemainnya.

"Saya memberikan kritik di mana itu dibutuhkan," jelasnya.

"Lalu bagaimana dengan Park Eun-jin dan Jung Ho-young? apakah Anda melihat mereka membuat kemajuan?" tanya sang pengamat voli ke Ko Hee-jin. 

Merespons pertanyaan tersebut, Ko Hee-jin mengaku tidak puas dengan Park Eun-jin dan Jung Ho-young sekarang.

"Saya benar-benar ingin mengembangkan mereka menjadi pemain hebat, menjadi pemain utama tim nasional wanita Korea," jelasnya. 

"Itu sebabnya aku cenderung kasar pada mereka berdua," tuturnya. 

Jadi, Ko Hee-jin sangat hemat memberikan pujian kepada dua middle blocker timnya, Park Eun-jin dan Jung Ho-young. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Khawatir mereka mungkin menjadi cepat puas, saya melihat mereka memiliki lebih banyak ruang untuk meningkat," serunya.

"Jadi pemain menjadi puas, ini bukan hanya stagnan tapi regresi. Mereka harus berjuang untuk mendapatkan yang lebih baik," terangnya. (ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT