News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perbasi Tak Lagi Fokus Lakukan Pemain Naturalisasi, Pilih Datangkan Pemain Berdarah Campuran untuk Timnas Basket

Alih-alih mengubah paspor dengan mengikuti proses naturalisasi, Perbasi kini fokus mendatangkan pemain muda berdarah campuran untuk memperkuat timnas basket baik putra maupun putri. 
Kamis, 22 Februari 2024 - 15:37 WIB
Brandon Jawato
Sumber :
  • IBL Indonesia

tvOnenews.com - Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) memastikan tak lagi fokus untuk melakukan naturalisasi pemain asing. 

Alih-alih mengubah paspor dengan mengikuti proses naturalisasi, Perbasi kini fokus mendatangkan pemain muda berdarah campuran untuk memperkuat timnas basket baik putra maupun putri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal PP Perbasi, Nirmala Dewi mengakui akan mendahulukan pemain keturunan yang ada di luar negeri demi timnas basket.

tvonenews

"Bila membutuhkan tambahan pemain, kami lebih fokus kepada potensi anak-anak berdarah campuran yang ada di luar negeri, jadi kami mendahulukan itu daripada naturalisasi pemain yang sama sekali asing," kata Nirmala, Kamis (22/2/2024).

Nirmala menyebut pemain berdarah campuran diyakini akan lebih tepat untuk didatangkan, guna menambah daya saing timnas dalam berkompetisi di kancah internasional seperti SEA Games dan Asian Games.

Namun, lebih lanjut dia menjelaskan, aktivitas itu bukan menjadi hal utama untuk dilakukan guna meningkatkan prestasi timnas, karena tetap yang paling prioritas adalah memaksimalkan kemampuan pemain yang sudah ada.

Bahkan, khusus untuk persiapan SEA Games pada tahun depan, Perbasi masih optimistis dengan skuad yang sudah ada saat ini.

Menurut dia, jika memang diperjalanan dalam pembinaan pemain hasilnya belum maksimal, maka mendatangkan pemain berdarah campuran menjadi pilihan pertama dibanding naturalisasi.

Nirmala mengungkapkan, pertimbangan utama untuk mendatangkan pemain muda berdarah campuran adalah dengan melihat aspek postur badan atau tinggi yang harus di atas rata-rata pemain di Asia.

Selain itu, sambung dia, kemampuan (skill) bermain harus sesuai dengan yang dibutuhkan timnas, sehingga akan memaksimalkan skuad yang sudah ada.

"Postur badannya sudah berbeda, dia (pemain berdarah campuran) juga di luar negeri bermain basket di sekolahnya, dan memang dia ikut klub basket, jadi itu bisa kami datangkan jika memang skill-nya layak," ujar Nirmala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pemain berdarah campuran yang sudah sukses dan menjadi andalan timnas basket putra Indonesia adalah Derrick Michael Xaverio dan Brandon Jawato.

Kedua pemain itu menjadi andalan Indonesia saat merebut medali emas di SEA Games Vietnam 2021.(ant/hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT