GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

132 Tim Berlaga Memperebutkan Piala GKR Mangkubumi dalam ajang Grassroot Football Festival

Sedikitnya 132 tim perwakilan Kabupaten/Kota se-DIY berlaga dalam agenda Grassroot Football Festival yang diselenggarakan Asprov PSSI DIY Sabtu (2/9/2033).
Sabtu, 2 September 2023 - 17:36 WIB
pembukaan Grassroot Football Festival 2023 di lapangan Kenari Kota Yogyakarta, Sabtu (2/8)
Sumber :
  • tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sedikitnya 132 tim perwakilan Kabupaten/Kota se-DIY berlaga dalam agenda Grassroot Football Festival yang diselenggarakan Asprov PSSI DIY Sabtu (2/9/2033) di Lapangan Kenari. Ajang pembinaan atlet sepak bola usia 9, 10, 11, dan 12 tahun itu memperebutkan piala bergilir Mangkubumi. 

Ketua Umum Asprov PSSI DIY Dessy Arfianto mengatakan, kompetisi berlangsung dari 2 September hingga 15 Oktober dan diikuti oleh klub anggota, SSB, dan akademi sepak bola di wilayah DIY. Total ada sebanyak 2.200 anak yang berpartisipasi dalam Grassroot Football Festival tahun ini. 


"Untuk tahap awal, kita fokus pada menumbuhkan semangat mereka untuk terus berlatih, sehingga kita datangkan juga tokoh nasional dan sepak bola lokal agar mereka lebih tertarik," terang Dessy. 

Dessy menyebut, kompetisi ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap visi PSSI yang menargetkan pada 2038 mendatang Indonesia bisa berlaga di pentas Piala Dunia. Dengan begitu, anak-anak yang sekarang menjalani kompetisi berpotensi menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia di kompetisi tersebut. 

"Semoga dari Jogja yang sekarang ada 2.200 anak ini dengan terus kita jaga dan latih, mereka bisa jadi salah satu dari 11 pemain timnas yang tampil di Piala Dunia 2038 mendatang," pungkasnya. 

Grassroot Football Festival secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali. Ajang ini juga dihadiri Direktur Teknik PSSI sekaligus Asisten Pelatih Timnas Indonesi,a Indra Syafri yang mengisi agenda coaching clinic bersama para pemain. 

Zainudin Amali menyebut, Asprov PSSI DIY menjadi pembuka acara Grassroot Football Festival yang nantinya diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini sekaligus sebagai pelaksanaan roadmap sepak bola kita ke depan, terutama soal pembinaan berjenjang dari usia dini," katanya. 

GKR Mangkubumi yang juga hadir di kesempatan tersebut mengapresiasi gelaran Grassroot Football Festival. Menurutnya, ajang ini menjadi kegiatan positif bagi anak-anak dalam mengembangkan minat dan bakat mereka di olahraga sepak bola.

"Saya mendukung penuh agenda ini sebagai pembinaan anak-anak yang nantinya bisa menjadi kebanggaan bagi DIY di masa depan. Ya, semoga piala dunia 2238, para atlet Indonesia banyak dari Yogyakarta," ungkap GKR Mangkubumi. (Nur/Ard) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT