News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Pelita Jaya Bakrie Tak Masalah Soal Laga Tandang Kandang, Tapi Minta Ini Ke IBL

Sejak babak playoff, IBL menggelar laga kandang dan tandang. Di babak final ini, Pelita Jaya Bakrie akan lebih dulu menjadi bertindang dengan tuan rumah dengan menjamu di Hall A Senayan, Jakarta pada Kamis (20/7/2023) mendatang.
Rabu, 19 Juli 2023 - 15:36 WIB
Skuad Pelita Jaya Bakrie
Sumber :
  • tvOnenews - Hartifiany

tvOnenews.com - Kompetisi Indonesia Basketball League atau IBL 2023 telah sampai ke babak final dengan mempertemukan Pelita Jaya Bakrie melawan Prawira Harum Bandung.

Sejak babak playoff, IBL menggelar laga kandang dan tandang. Di babak final ini, Pelita Jaya Bakrie akan lebih dulu menjadi bertindang dengan tuan rumah dengan menjamu di Hall A Senayan, Jakarta pada Kamis (20/7/2023) mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Pelita Jaya Bakrie, Djordje Jovicic mengaku tak ada perbedaan berarti dari laga kandang dan tandang.

tvonenews

"Jadi saya tidak melihat apa yang bagus apa yang buruk dari sistem itu, karena harusnya lontarkan pertanyaan itu pada manajemen IBL," kata Djorde.

Djorde hanya meminta pada IBL untuk membuat kompetisi lebih baik musim depan. Termasuk soal jadwal pertandingan yang terhitung padat.

"Yang jelas saya saya kesulitan karena hanya punya masa waktu satu hari untuk istirahat. Sejujurnya final ini adalah penutup musim ini sehingga ini jadi waktu yang tepat untuk evaluasi apalagi dari jadwal," kata Djordje.

Djorde mengakui dengan jadwal lebih baik lagi musim depan. Hal ini untuk mempersiapkan tim lebih baik musim depan.

"Kita ingin kompetisi berjalan dengan baik tanpa ada yang mengalami kelelahan, sangat mungkin untuk IBL untuk memperbaiki jadwal," kata Djorde.

Sementara itu, kapten tim Pelita Jaya Bakrie, Andakara Prastawa merasa antusias untuk laga kandang dan tandang di final ini. Dia menjanjikan laga kandang Pelita Jaya bisa sangat megah.

"Kita main di Britama manajemen kita menyulap Britama jadi kandang kita dan ada video, ada muka kita dimana-mana itu jadi motivasi tambahan buat kita sebelum menghadapi pertandingan, kita antusias untuk home and away ini," kata Prastawa.

Prastawa mengakui sebagai pemain harus siap bertanding kapan saja dan dimana saja. Meskipun akhirnya harus pintar-pintar mengatur waktu istirahat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sebagai pemain harus siap kapan saja untuk main berturut, tinggal dari ofisial dan staf pelatih untuk ngatur istirahat kita, kita semua harus kondisi seratus persen," kata Prastawa.

(hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT