News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pebalap Tim Red Bull Sergio Perez Sukses Menangin F1 Grand Prix Singapura, Selebrasi Juara Dunia Max Verstappen Ditunda

Pebalap tim Red Bull Sergio Perez memenangi Grand Prix Singapura untuk pertama kalinya di saat rekan satu timnya, Max Verstappen gagal kunci gelar juara dunia.
Senin, 3 Oktober 2022 - 01:53 WIB
Pebalap Tim Red Bull Sergio Perez
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Pebalap tim Red Bull Sergio Perez memenangi Grand Prix Singapura untuk pertama kalinya pada Minggu (2/10/2022) di saat rekan satu timnya, Max Verstappen gagal memanfaatkan balapan ke-17 di kalender itu untuk mengunci gelar juara dunia.

Mencuri posisi pimpinan lomba dari Charles Leclerc selepas start, Sergio Perez melaju nyaris tanpa kesalahan di bawah tekanan dari sang pebalap Ferrari sejak balapan mulai dari kondisi trek basah hingga kering sepanjang dua jam di Sirkuit Marina Bay yang sempat ditunda satu jam karena cuaca buruk dan kondisi lintasan yang penuh genangan air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Leclerc harus puas finis kedua dan rekan satu timnya, Carlos Sainz melengkapi podium untuk Ferrari, demikian laman resmi Formula 1.

"Tentunya ini performa terbaik saya. Saya mengendalikan balapan, beberapa lap terakhir sangat intens," kata Perez yang finis 7,595 detik di depan Leclerc itu.

"Saya mengerahkan segalanya untuk menang hari ini."

Di pengujung lomba, Red Bull menginstruksikan Perez untuk membangun jarak lebih dari lima detik sebagai antisipasi apabila sang pebalap Meksiko dipanggil steward dan diberi penalti karena melakukan pelanggaran prosedur Safety Car.

"Saya tidak tahu dengan investigasinya, saya hanya diperintah untuk meningkatkan gap. Pada akhirnya ini hari yang fantastis," kata Perez.

Duet McLaren Lando Norris dan Ricciardo tampil brilian dengan finis P4 dan P5 di saat Lance Stroll mengamankan P6 untuk Aston Martin.

Max Verstappen, yang start dari P8 dan sempat terlempar ke luar zona poin, mampu memperbaiki posisinya hingga finis P7 di depan juara dunia empat kali Sebastian Vettel.

Verstappen perlu menyelesaikan GP Singapura dengan margin setidaknya 138 poin dari rival terdekatnya agar mengunci gelar juara dunia lebih dini.

Akan tetapi hasil hari ini menempatkan sang pebalap Belanda dalam jarak 104 poin dari Leclerc dan 106 poin dari Perez pada klasemen dengan lima balapan tersisa.

Pebalap Mercedes Lewis Hamilton mencoba menyalip Vettel dari sisi dalam trek yang masih basah, namun upayanya menjadi bumerang sehingga dia justru kehilangan posisi karena melebar ke runoff area dan harus puas finis P9.

Pierre Gasly melengkapi sepuluh besar untuk membawa satu poin bagi AlphaTauri.

Verstappen memiliki peluang mempertahankan gelar juara dunianya pada Grand Prix Jepang pekan depan, dengan syarat ia menyelesaikan balapan di Suzuka dengan unggul 112 poin dari rival terdekatnya. (ant/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT