Bak Bumi dan Langit, Segini Gaji Fantastis Jung Ho-young di Pink Spiders Bila Dibandingkan Dengan Red Sparks
- instagram harace_0823
tvOnenews.com - Keputusan Jung Ho-young meninggalkan Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks bukan hanya soal tantangan baru, tetapi juga lonjakan nilai kontrak yang mencuri perhatian.
Setelah tujuh tahun membela satu klub, sang middle blocker kini resmi bergabung dengan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders, dan langsung mendapatkan bayaran yang menempatkannya di jajaran pemain elite Liga Voli Korea Selatan.
Di balik pernyataan emosionalnya “Daripada rasa takut, saya lebih memilih membawa antusiasme” tersimpan fakta menarik soal peningkatan nilai ekonomi kariernya.
Perpindahan ini bukan hanya perubahan tim, tetapi juga lompatan besar dalam hal finansial yang mencerminkan status Jung Ho-young sebagai salah satu pemain paling berharga di pasar transfer.
Gaji Jung Ho-young Melejit: Dari Red Sparks ke Pink Spiders
Salah satu sorotan utama dari transfer ini adalah nilai kontrak Jung Ho-young yang tergolong fantastis. Bersama Pink Spiders, ia menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan total nilai 5,4 miliar won.
Jika dikonversikan, angka tersebut setara dengan sekitar Rp64 miliar (kurs ±Rp11.800 per won). Rinciannya, Jung akan menerima gaji tahunan sebesar 4,2 miliar won atau sekitar Rp49,5 miliar per tahun, ditambah opsi insentif 1,2 miliar won (sekitar Rp14 miliar).
- instagram harace_0823
Bandingkan dengan situasinya di Red Sparks. Meski tidak dipublikasikan secara rinci, pemain dengan status serupa di klub tersebut umumnya berada di kisaran 1 hingga 2 miliar won per tahun (sekitar Rp11,8 miliar hingga Rp23,6 miliar).
Artinya, kepindahan ke Pink Spiders berpotensi menggandakan, bahkan melipatgandakan, pendapatan Jung Ho-young.
Lonjakan ini menunjukkan peningkatan nilai pasar sang pemain, seiring konsistensi performanya dalam beberapa musim terakhir.
Dari Wonderkid ke Pemain Premium Liga Voli Korea Selatan
Perjalanan Jung Ho-young bersama Red Sparks dimulai sejak 2019, saat ia masih berstatus rookie. Kala itu, ia dikenal sebagai wonderkid yang sudah menembus skuad nasional Korea Selatan sejak Asian Games 2018.
Menariknya, Jung tidak langsung bermain sebagai middle blocker. Ia sempat mengawali karier sebagai outside hitter sebelum akhirnya menemukan posisi terbaiknya sebagai penghalau di lini tengah.
Dengan tinggi 190 cm dan kemampuan membaca permainan yang matang, Jung berkembang menjadi salah satu middle blocker paling solid di liga.
Puncaknya terjadi dalam dua musim terakhir, ketika ia membantu Red Sparks menembus playoff hingga final.
Bersama duet kuat seperti Megawati Hangestri, Red Sparks bahkan hampir merebut gelar juara sebelum akhirnya kalah dramatis dari Pink Spiders dalam laga lima set yang menegangkan.
Performa tersebut menjadi faktor utama yang mendongkrak nilai kontraknya di bursa transfer.
- instagram harace_0823
Perpisahan Emosional dan Awal Baru di Pink Spiders
Meski mendapat peningkatan gaji signifikan, keputusan Jung Ho-young tidak semata-mata soal uang. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa kepindahan ini didorong oleh keinginan untuk berkembang.
“Tujuh tahun bersama JungKwanJang adalah waktu yang sangat berharga dan membentuk diri saya,” tulisnya.
Ia juga mengakui bahwa meninggalkan Red Sparks bukan hal mudah. Dukungan penggemar selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
“Setiap sorakan di lapangan menjadi kekuatan besar bagi saya,” ujarnya.
Namun, demi tantangan baru, ia memilih melangkah maju. “Daripada rasa takut, saya lebih memilih membawa antusiasme, dan ingin membalasnya dengan penampilan yang lebih baik.”
Di Pink Spiders, Jung diharapkan menjadi kunci untuk memperkuat lini tengah. Pelatih tim bahkan menyebut kombinasi tinggi badan, kecepatan, dan timing bloknya sebagai aset penting untuk meningkatkan performa tim.
Dampak Transfer: Red Sparks Kehilangan, Pink Spiders Untung Besar
Kepindahan Jung Ho-young jelas menjadi pukulan bagi Red Sparks. Dalam beberapa musim terakhir, ia merupakan pilar utama yang menjaga stabilitas tim, terutama di lini pertahanan.
Sebaliknya, Pink Spiders mendapatkan keuntungan besar. Dengan tambahan pemain berkelas seperti Jung, kekuatan mereka semakin solid, terutama jika dibandingkan dengan musim sebelumnya.
Jika melihat data, investasi besar Pink Spiders pada Jung Ho-young terbilang masuk akal. Dengan gaji mendekati Rp50 miliar per tahun, klub jelas berharap kontribusi instan, terutama dalam perburuan gelar juara musim depan.
Di sisi lain, transfer ini juga mencerminkan tren di Liga Voli Korea Selatan, di mana klub mulai berani menggelontorkan dana besar untuk pemain yang terbukti konsisten. (udn)
Load more