News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Pink Spiders Murka, Ungkap Biang Kerok Kekalahan: Serangan Balik Habis-habisan daro Red Sparks!

Kemenangan yang akhirnya diraih Red Sparks bukan hanya soal berakhirnya 11 kekalahan beruntun. Pelatih Pink Spiders, Tomoka Yoshihara, secara terbuka menguliti kelemahan
Senin, 23 Februari 2026 - 15:28 WIB
Pelatih Pink Spiders Murka, Ungkap Biang Kerok Kekalahan Serangan Balik Habis-habisan daro Red Sparks!
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Pelatih Pink Spiders, Tomoka Yoshihara ungkap biang kerok kekalahan di laga kontra Red Spakrs. Anak asuh Ko Hee-Jin resmi akhiri rekor buruk, 11 kekalahan beruntun.

Kemenangan yang akhirnya diraih Daejeon JungKwanJang Red Sparks bukan hanya soal berakhirnya 11 kekalahan beruntun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain lapangan, hasil itu justru memantik kekecewaan mendalam dari pelatih Incheon Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, Tomoka Yoshihara, yang secara terbuka menguliti kelemahan timnya sendiri.

Bermain di Chungmu Gymnasium, Minggu (22/2/2026), Pink Spiders tumbang 1-3 (16-25, 25-23, 23-25, 21-25). 

Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga kegagalan penting dalam perburuan papan atas klasemen Liga Voli Korea 2025–2026. 

Yoshihara pun tak mencari kambing hitam di luar tim, ia justru menunjuk langsung pada problem internal sebagai biang kerok kekalahan.

“Akurasi Kami Sangat Buruk”

Dikutip dari My Daily Korea, Yoshihara berbicara lugas dan tanpa tedeng aling-aling. Ia menilai masalah utama bukan hanya pada serangan balik, melainkan pada keseluruhan kualitas permainan.

“Bukan hanya serangan balik. Akurasi permainan kami secara keseluruhan sangat buruk,” tegas Yoshihara.

Menurutnya, banyak peluang emas terbuang sia-sia karena penyelesaian akhir yang tak presisi. Ia menyoroti kegagalan para penyerang memaksimalkan bola-bola tinggi, terutama dalam skema transisi.

“Terlalu banyak bola tinggi yang tidak dapat disambung oleh penyerang dalam serangan balik, dan di set pertama.”

Skuad Pink Spiders usai kalah dari Red Sparks 1-3
Skuad Pink Spiders usai kalah dari Red Sparks 1-3
Sumber :
  • instagram pink spiders

Set pertama memang menjadi titik awal bencana bagi Pink Spiders. Mereka kalah telak 16-25, sebuah skor yang mencerminkan betapa rapuhnya koordinasi tim sejak awal laga. Yoshihara bahkan menyebut rotasi timnya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Tidak ada rotasi yang menghasilkan penerimaan bola. Semua servis kami memberi lawan peluang. Lawan menunjukkan performa yang bagus, tetapi tampaknya kami yang menciptakan performa itu.”

Pernyataan itu menjadi pengakuan paling keras: Pink Spiders bukan sekadar dikalahkan, tetapi ikut “membantu” Red Sparks tampil percaya diri.

Setter Disorot, Manajemen Krisis Dipertanyakan

Kekecewaan Yoshihara juga mengarah pada sektor krusial: distribusi bola. Ia menilai setter utama tidak berada dalam kondisi optimal.

“Lee Na-yeon tampaknya tidak dalam kondisi terbaik di pertandingan ini. Itulah mengapa saya memasukkan Kim Yeon-soo (di set keempat).”

Pergantian tersebut menjadi upaya terakhir untuk mengubah ritme permainan, namun tak cukup membalikkan keadaan. Yoshihara menekankan bahwa persoalan sebenarnya adalah respons tim dalam situasi genting.

“Namun, dalam situasi seperti ini, kita perlu tahu bagaimana merespons.”

Ia mengisyaratkan bahwa manajemen krisis di poin-poin krusial menjadi pembeda. Saat skor ketat di set ketiga (23-25) dan set keempat (21-25), Pink Spiders gagal menjaga ketenangan dan konsistensi.

“Sekarang pertandingan baru saja selesai, masih sulit menemukan apa yang terjadi sebenarnya. Kami akan menganalisisnya lebih lanjut,” ujarnya.

Nada frustrasi itu menunjukkan betapa besar ekspektasi Yoshihara terhadap timnya.

Ekspresi Noh Ran, Saat Red Sparks berhasil putus rantai 11 kali kekalahan beruntun di laga kontra Pink Spiders
Ekspresi Noh Ran, Saat Red Sparks berhasil putus rantai 11 kali kekalahan beruntun di laga kontra Pink Spiders
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Dampak pada Perburuan Papan Atas

Kekalahan ini membuat Pink Spiders tertahan di peringkat ketiga dengan 53 poin. Mereka gagal mendekati pemuncak klasemen Korea Expressway Corporation Hi-Pass (59 poin) serta Hyundai Engineering & Construction Hillstate (56 poin).

Bagi tim yang pernah diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung, kekalahan dari tim juru kunci tentu menjadi tamparan keras. 

Terlebih, Red Sparks datang dengan beban 11 kekalahan beruntun dan kondisi mental yang sebelumnya tertekan.

Alih-alih memanfaatkan situasi, Pink Spiders justru tampil di bawah standar. Yoshihara pun secara jujur mengakui bahwa lawan memang bermain baik, tetapi kesalahan elementer timnya sendiri membuka jalan bagi kebangkitan Red Sparks.

Kini, fokus Pink Spiders tertuju pada evaluasi menyeluruh. Dari akurasi serangan, efektivitas rotasi, hingga ketenangan di poin kritis semuanya masuk daftar pekerjaan rumah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika tidak segera dibenahi, bukan tak mungkin kegagalan ini menjadi titik balik negatif dalam persaingan menuju fase akhir musim.

Sementara Red Sparks merayakan akhir dari periode kelam, Pink Spiders harus pulang dengan pertanyaan besar: bagaimana tim sekelas mereka bisa runtuh justru saat peluang mendekati puncak terbuka lebar? (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku skuadnya dalam kondisi menakutkan untuk lawan jelang menghadapi Persita Tangerang.
PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

Pemerintah mematok target besar dalam penanganan masalah limbah nasional melalui pembangunan instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 
Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Kisah dari pesisir Rembang menegaskan bahwa semangat Kartini tidak berhenti sebagai sejarah. Ia terus hidup dalam tindakan nyata perempuan Indonesia yang berani
KKHI Madinah Siaga 24 Jam, Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Terjamin

KKHI Madinah Siaga 24 Jam, Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Terjamin

Kementerian Haji dan Umrah memberikan jaminan bahwa fasilitas kesehatan bagi jemaah calon haji, termasuk Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) akan tersedia selama 24 jam penuh sepanjang musim haji.
Polisi Ringkus Empat Spesialis Pencurian Modus Ganjal ATM di Cipayung, Beraksi Tujuh Kali Hingga ke Jawa Tengah

Polisi Ringkus Empat Spesialis Pencurian Modus Ganjal ATM di Cipayung, Beraksi Tujuh Kali Hingga ke Jawa Tengah

Polres Metro Jakarta Timur meringkus empat speasialis pencurian modus ganjal ATM yang beraksi di salah satu ATM gerai ritel modern, daerah Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis (19/4) pagi.
5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 24 April 2026, Hindari Bepergian Jauh?

5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 24 April 2026, Hindari Bepergian Jauh?

Berdasarkan perhitungan, ada lima weton yang diprediksi akan mengalami hari yang cukup berat atau "apes" dalam hal finansial, kesehatan, maupun hubungan sosial.

Trending

PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

Pemerintah mematok target besar dalam penanganan masalah limbah nasional melalui pembangunan instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 
Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Kisah dari pesisir Rembang menegaskan bahwa semangat Kartini tidak berhenti sebagai sejarah. Ia terus hidup dalam tindakan nyata perempuan Indonesia yang berani
Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku skuadnya dalam kondisi menakutkan untuk lawan jelang menghadapi Persita Tangerang.
Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Bung Ropan Mulai Curiga usai FIFA Undang PSSI ke Kanada, Timnas Indonesia Siap-siap Dapat Kabar Baik

Bung Ropan Mulai Curiga usai FIFA Undang PSSI ke Kanada, Timnas Indonesia Siap-siap Dapat Kabar Baik

Bung Ropan curiga dengan agenda FIFA yang mengundang PSSI ke Kanada. Apakah pertemuan tersebut akan membawa kabar baik untuk Timnas Indonesia di ASEAN Cup?
Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Juventus dilaporkan sudah mengambil keputusan mengenai susunan penjaga gawangnya di  musim depan. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, bisa jadi menerima kabar baik jelang bursa transfer musim panas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT