Belum Aman! Tiga Laga Penentu Nasib BJB Tandamata Melaju ke Final Four Proliga 2026
- Instagram Bandung BJB Tandamata
tvOnenews.com - Ambisi Bandung BJB Tandamata untuk menembus Final Four Proliga 2026 masih menyala. Kemenangan penting di seri Bojonegoro menjadi napas tambahan bagi tim asal Kota Kembang itu dalam perburuan tiket empat besar.
Di tengah persaingan ketat klasemen sementara sektor putri, setiap poin kini menjadi sangat berharga dan tak ada ruang untuk terpeleset.
Hingga pekan keenam putaran kedua, BJB Tandamata memang belum beranjak dari peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi empat kemenangan.
Namun hasil positif atas rival terdekat membuat peluang tetap terbuka. Dengan tiga pertandingan tersisa di musim reguler, skenario lolos ke final four masih realistis, asal sapu bersih kemenangan bisa diwujudkan.
Pada laga Sabtu (14/2/2026) di GOR Utama Bojonegoro, Jawa Timur, BJB Tandamata menaklukkan Medan Falcons dengan skor 3-1 (24-26, 25-19, 25-18, 25-18). Hasil ini krusial, meski belum langsung mendongkrak posisi mereka di tabel.
Bangkit Setelah Terpukul di Set Pembuka
BJB Tandamata turun dengan komposisi terbaiknya: Calista Maya, Shintia Alivia, Fitriyani, Rara, Anastasia Guerra, dan Giulia Angelina.
Namun mereka justru tampak belum menemukan ritme di awal pertandingan. Medan Falcons yang dimotori Maya Indri serta pemain Vietnam, Vi Thi Nhu Quynh, mampu memberi tekanan sejak awal dan membuat skor imbang 7-7.
Pelatih Falcons, Marcos Sugiyama, sempat mengambil time out saat timnya tertinggal 7-8. Keputusan itu terbukti efektif. Falcons berbalik unggul 22-21 dan memaksa duel ketat hingga deuce 24-24.
Meski Risco Herlambang memasukkan Waode untuk memperkuat blok, Falcons tampil lebih tenang dalam momen kritis dan merebut set pertama 26-24.

- Instagram Bandung BJB Tandamata
Kehilangan set pembuka menjadi alarm keras bagi BJB Tandamata. Mereka tak punya pilihan selain bangkit jika ingin menjaga peluang ke final four.
Memasuki set kedua, duel kembali berlangsung sengit hingga skor 5-5. Setelah itu, BJB Tandamata meningkatkan intensitas serangan dan menjauh 11-7.
Falcons sempat memangkas jarak menjadi 15-17, tetapi kematangan permainan tim asuhan Risco membuat mereka mampu mengunci set kedua 25-19 dan menyamakan kedudukan 1-1.
Dominasi berlanjut di set ketiga. Performa Anastasia Guerra dan Giulia Angelina menjadi pembeda saat tim unggul 8-3.
Falcons sempat menyamakan skor 11-11, namun pertahanan solid dan variasi serangan yang lebih rapi membuat BJB kembali menjauh dan mengamankan set 25-18.
Pada set keempat, rotasi efektif dari Risco membawa timnya unggul 17-11. Momentum itu tak lagi lepas. BJB Tandamata menutup laga dengan kemenangan 25-18 sekaligus memastikan skor akhir 3-1.
Risco mengakui adaptasi Giulia Angelina belum sepenuhnya maksimal. “Karena Giulia baru bergabung empat hari. Tapi setelah kalah di set pertama kami bisa berbalik unggul dan menang,” ujarnya.
Di kubu lawan, Marcos Sugiyama menyoroti lemahnya fokus timnya pada momen krusial.
“Di set-set penentu, anak-anak selalu kehilangan momen, dan banyak dimanfaatkan lawan untuk merebut angka,” katanya melansir dari Antara.
Ia juga mengakui performa Falcons belum stabil meski ada perkembangan dari waktu ke waktu.
Tiga Laga Hidup-Mati Penentu Final Four
Tambahan kemenangan ini memang belum menggeser posisi BJB Tandamata dari peringkat keenam klasemen sementara. Namun persaingan papan tengah hingga atas masih sangat terbuka. Selisih poin yang tipis membuat perubahan posisi bisa terjadi dalam satu pekan saja.
Tiga pertandingan sisa akan menjadi ujian sesungguhnya. BJB Tandamata dijadwalkan menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada Minggu (15/2) di GOR Utama Bojonegoro.
Selanjutnya, dua laga krusial digelar di Padepokan Sentul, Bogor, yakni melawan Jakarta Popsivo Polwan pada Kamis (19/2) dan Jakarta Livin’ Mandiri pada Minggu (22/2).
Risco menegaskan kunci utama ada pada konsistensi timnya sendiri. “Asalkan tiga laga sisa bisa kita menangkan,” ujar Risco optimistis.
Jika mampu menyapu bersih tiga pertandingan tersebut, peluang menembus final four akan terbuka lebar, terlepas dari hasil tim lain. Namun jika kembali terpeleset, asa itu bisa sirna lebih cepat.
Kini, BJB Tandamata berada di persimpangan musim. Mereka telah menunjukkan karakter bangkit setelah tertinggal, tetapi ujian sebenarnya adalah menjaga stabilitas permainan di tengah tekanan klasemen.
Satu hal yang pasti, perburuan tiket Final Four Proliga 2026 sektor putri masih panas, dan BJB Tandamata belum menyerah. (udn)
Load more