Megawati Hangestri Dihadang Para Fans Usai Laga Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri Cuma Gegara Hal Ini
- Tangkapan layar instagram Budy Handayani
tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi pusat perhatian publik usai laga panas antara Jakarta Pertamina Enduro dan Jakarta Livin Mandiri.
Bukan hanya karena performanya di lapangan, tetapi juga karena momen mengharukan setelah pertandingan berakhir.
Megawati terlihat “dihadang” para fans yang antusias meminta tanda tangan di bola voli dan jersey yang mereka bawa.
Dalam video yang diunggah akun Instagram Budy_Handayani, Megawati tampak menyapa para pendukungnya dengan senyum khasnya.
Tanpa raut kecewa berlebihan meski timnya baru saja menelan kekalahan, ia tetap melayani permintaan tanda tangan satu per satu.
Megatron menunjukkan profesionalisme dan kedekatan emosional dengan suporter yang setia mendukungnya di setiap pertandingan.
Megawati Tetap Tersenyum Meski JPE Tumbang
Pertandingan antara Jakarta Pertamina Enduro dan Jakarta Livin Mandiri memang berakhir kurang manis bagi tim Megawati. Dalam lanjutan Proliga 2026 Putaran 2 Seri Bojonegoro, JPE harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-3.

- Tangkapan layar instagram Budy Handayani
Namun, di tengah kekecewaan tersebut, Megawati Hangestri Pertiwi tetap menunjukkan sikap rendah hati. Seusai laga, ia menghampiri tribun penonton yang sudah menunggu.
Bola voli dan jersey disodorkan dari berbagai arah, dan Megawati dengan sabar membubuhkan tanda tangannya.
Senyum manisnya tak lepas sepanjang momen tersebut. Ia juga menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi singkat dengan para fans.
Adegan ini langsung mencuri perhatian warganet dan menjadi bukti betapa besar magnet Megawati di kancah voli nasional.
Sayangnya, euforia para penggemar tak sejalan dengan hasil pertandingan sore itu. Jakarta Pertamina Enduro harus menerima kenyataan pahit setelah kalah 1-3 dari Livin Mandiri.
Bertanding di hadapan ribuan penonton, duel berlangsung sengit sejak set pertama. Namun, Livin Mandiri tampil lebih agresif dan efektif dalam memanfaatkan peluang.

- Tangkapan layar instagram Budy Handayani
Serangan demi serangan yang dibangun Ana Bjelica dan kolega kerap merepotkan lini pertahanan JPE.
Set pertama menjadi milik Livin Mandiri dengan skor telak. Memasuki set kedua, Pertamina Enduro mencoba bangkit dan memperbaiki koordinasi permainan.
Rapatnya blok lawan serta tekanan servis membuat JPE kembali kehilangan momentum. Pertamina Enduro sempat menunjukkan perlawanan di set ketiga dan berhasil memperkecil ketertinggalan.
Sayang, pada set keempat Livin Mandiri kembali tampil solid dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.
Dalam laga ini, Megawati belum tampil pada performa terbaiknya. Beberapa servisnya belum maksimal, sehingga beban serangan banyak bertumpu pada rekan-rekannya. Meski begitu, kontribusinya tetap penting dalam menjaga ritme permainan tim.
Dampak Kekalahan bagi Posisi JPE di Klasemen Proliga 2026
Kekalahan ini tentu berdampak pada peta persaingan klasemen Proliga 2026 sektor putri. Meski masih berada di papan atas, Jakarta Pertamina Enduro kini merasakan tekanan dari tim-tim pesaing yang terus mendekat.
Saat ini, JPE masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 21 poin dari 10 pertandingan (7 menang, 3 kalah).
Namun, jarak poin dengan pesaing terdekat sangat tipis. Satu kekalahan saja bisa menggeser posisi mereka jika tim lain berhasil meraih kemenangan penuh.
Livin Mandiri sendiri semakin percaya diri usai kemenangan ini. Tambahan poin membuat mereka terus menempel di papan tengah dan membuka peluang memperbaiki posisi di putaran berikutnya.
Bagi Megawati dan kawan-kawan, evaluasi jelas menjadi pekerjaan rumah penting. Konsistensi permainan dan efektivitas serangan harus kembali diasah agar posisi puncak klasemen tidak lepas.
Di luar hasil pertandingan, satu hal yang tak terbantahkan adalah besarnya dukungan publik kepada Megawati.
Momen dirinya dikerubungi fans demi sekadar tanda tangan menjadi gambaran bahwa pesona dan pengaruhnya jauh melampaui hasil akhir laga.
Kekalahan boleh saja terjadi, tetapi dukungan terhadap Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro tampaknya tak akan pernah surut. (udn)
Load more