Kombinasi Yolla Yuliana dkk Mampu Libas Megawati Hangestri dkk: Jakarta Livin Mandiri Gilas Jakarta Pertamina Enduro dengan skor 1-3
- instagram JPEVolley / JKTLivin
tvOnenews.com - Megawati Hangestri dkk tak mampu membendung permainan Yolla Yuliana dkk, hingga akhirnya harus bertekuk lutut dengan skor 1-3. Ada apa dengan Megatron?
Kekalahan mengejutkan terjadi pada laga Proliga Putri 2026 seri Bojonegoro, Jumat (13/2). Jakarta Pertamina Enduro yang sebelumnya berada di puncak klasemen harus mengakui keunggulan Jakarta Livin Mandiri dengan skor 1-3.
Hasil ini membuat publik bertanya-tanya, mengapa tim yang lebih diunggulkan justru tak mampu mengamankan kemenangan penting?
Pertandingan di GOR Utama Bojonegoro itu sebenarnya menjadi momentum emas bagi Pertamina untuk memastikan tiket final four lebih cepat.
Dengan koleksi 21 poin dan masih memimpin klasemen, satu kemenangan saja sudah cukup untuk mengunci langkah.
Namun tekanan justru berbalik arah. Livin Mandiri tampil lebih lepas karena mereka sedang mengejar peluang terakhir menembus empat besar.
Awal Laga yang Tak Sesuai Harapan
Sejak set pertama, permainan Pertamina terlihat kurang stabil. Mereka tertinggal jauh dan harus menyerah 12-25.
Livin Mandiri bermain lebih percaya diri dan minim kesalahan. Serangan mereka lebih rapi, sementara Pertamina tampak kesulitan menjaga ritme.
Memasuki set kedua, harapan untuk bangkit muncul. Namun kenyataannya, skor kembali berpihak pada Livin dengan 25-20.
Dalam dua set awal, terlihat jelas bahwa Pertamina belum menemukan permainan terbaiknya. Beberapa momen penting gagal dimaksimalkan.
Baru pada set ketiga, tim asuhan Bulent Karslioglu mulai menunjukkan perubahan. Serangan lebih hidup dan pertahanan membaik. Hasilnya, Pertamina menang cukup meyakinkan 25-15.
Sayangnya, kebangkitan itu tidak bertahan lama. Pada set keempat, duel berlangsung ketat, tetapi Livin kembali unggul 25-20 dan memastikan kemenangan 3-1.
Kemenangan tersebut membuat Livin Mandiri hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk lolos ke final four.

- instagram JPEVolley
Sorotan tentu tertuju pada Megawati Hangestri Pertiwi. Sebagai opposite andalan, Megawati diharapkan menjadi pembeda dalam laga penting ini. Namun performanya belum benar-benar maksimal.
Megawati tetap berusaha tampil agresif dan memimpin rekan-rekannya. Ia beberapa kali mencetak poin penting, terutama di set ketiga saat tim bangkit.
Namun secara keseluruhan, pertahanan Livin Mandiri mampu membaca arah serangannya dengan cukup baik.
Permainan Megawati tidak buruk, tetapi juga belum sampai pada level dominan seperti yang sering ia tunjukkan.
Dalam beberapa momen krusial, serangannya berhasil dibendung atau keluar lapangan. Tekanan laga yang menentukan tampaknya ikut memengaruhi ritme permainan.
Di sisi lain, outside hitter Pertamina, Wilma Salas, justru tampil sebagai pencetak poin terbanyak dengan 22 angka.
Sementara dari kubu Livin Mandiri, Ana Bjelica mengumpulkan 21 poin dan menjadi ancaman konsisten sepanjang pertandingan.
Kekalahan ini menunjukkan bahwa beban tidak bisa hanya ditanggung satu pemain. Meski Megawati adalah bintang tim, kemenangan tetap bergantung pada kerja sama seluruh skuad.
Perebutan Final Four Makin Panas
Secara klasemen, Pertamina masih berada di posisi teratas dengan 21 poin, unggul tipis dari Gresik Petrokimia.
Sementara Livin Mandiri yang sebelumnya berada di peringkat keempat dengan 13 poin kini semakin dekat dengan tiket final four.
Jika Pertamina menang di laga ini, posisi mereka akan semakin aman. Namun kekalahan membuat persaingan kembali terbuka. Dua laga sisa menjadi sangat penting.
Dari daftar pemain, Pertamina sebenarnya memiliki komposisi yang solid, mulai dari kapten Tisya Amallya Putri hingga deretan middle blocker dan libero yang berpengalaman.
Livin Mandiri pun tak kalah kuat dengan kombinasi pemain senior seperti Yolla Yuliana dan dukungan pemain asing yang tampil efektif.
Kekalahan ini bisa menjadi alarm bagi Pertamina. Mereka masih memimpin, tetapi konsistensi harus segera ditemukan kembali.
Bagi Megawati, laga ini menjadi pengingat bahwa setiap pertandingan di Proliga memiliki tekanan tersendiri.
Apakah Megatron akan bangkit di laga berikutnya? Semua mata kini tertuju pada respons Jakarta Pertamina Enduro di pekan selanjutnya. (udn)
Load more