News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Kalah dari Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia Tetap Tunjukkan Kekuatan, Mesin Poin Tak Terbendung: Megawati Hangestri Jadi Sorotan di Thailand

Meskipun Timnas Voli Putri Indonesia berakhir sebagai runner-up Grup B setelah dikalahkan Vietnam, aksi Megawati Hangestri menjadi alasan utama Skuad layak
Jumat, 12 Desember 2025 - 21:49 WIB
Meski Kalah dari Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia Tetap Tunjukkan Kekuatan, Mesin Poin Tak Terbendung: Megawati Hangestri Jadi Sorotan di Thailand
Sumber :
  • AVC

tvOnenews.com - Timnas voli putri Indonesia menunjukkan performa menjanjikan pada SEA Games 2025 meski akhirnya harus mengakui keunggulan Vietnam pada laga penentuan grup. 

Dalam dua laga awal, skuad Merah Putih menghadirkan banyak kejutan lewat permainan agresif dan peningkatan kualitas yang signifikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perpaduan pemain senior dan muda menghasilkan energi baru di lapangan, membuat Indonesia tampil berani dan mampu menekan lawan-lawannya sejak awal turnamen. Walau kalah dalam pertandingan krusial tersebut, performa tim dinilai tetap impresif dan layak diapresiasi.

Dari seluruh rangkaian pertandingan, sorotan utama tertuju pada Megawati Hangestri Pertiwi. Pemain yang akrab disapa Megatron ini kembali memperlihatkan kelasnya sebagai salah satu spiker terbaik di Asia Tenggara. 

Ketajaman pukulannya, stabilitas permainan, serta kontribusi sebagai mesin poin membuat namanya mencuri perhatian sepanjang fase grup. 

Meskipun Indonesia berakhir sebagai runner-up Grup B setelah dikalahkan Vietnam, aksi Megawati menjadi alasan utama Timnas Voli Putri tetap layak diperhitungkan pada fase selanjutnya.

Megawati Melesat Jadi Mesin Poin Timnas Indonesia

Pada dua laga awal SEA Games 2025, Megawati tampil luar biasa. Dalam pertandingan pertama kontra Malaysia, Rabu 10 Desember, ia mencetak delapan poin hanya dalam dua set. 

Ketajamannya kian terasa pada laga melawan Myanmar, Kamis 11 Desember, ketika ia membukukan 15 poin sekaligus menjadi yang tertinggi pada pertandingan tersebut.

Total 23 poin dalam dua laga menjadikan Megawati sebagai pengumpul poin terbanyak Indonesia hingga fase grup. Di posisi berikutnya ada Medi Yoku yang mencatat total 16 poin dari dua laga, disusul Ersandrina Devega dengan 13 poin.

Baik Indonesia maupun Vietnam sama-sama meraih dua kemenangan, namun Vietnam berada di puncak klasemen berkat keunggulan set point ratio. 

Pertemuan kedua negara menjadi pertandingan penentu siapa yang menghindari juara Grup A pada babak semifinal.

Jalannya Pertandingan: Start Gemilang, Vietnam Balik Menguasai

Pada laga penentuan itu, Indonesia sempat memberikan kejutan dengan tampil sangat agresif pada awal set pertama. 

Empat pemain muda seperti Ajeng Nur Cahaya, Namira Maradanti, Pascalina Mahuze, dan libero Indah Guretno dipercaya tampil sejak awal bersama Megawati dan Medi Yoku sebagai pemain senior di starting six.

Pertandingan dimulai dengan baik bagi Indonesia. Kesalahan serangan Vietnam dan service tajam Medi Yoku membuat Indonesia unggul 2-0, lalu spike keras Pascalina membuat skor menjadi 3-0. 

Service ace dari Medi kembali memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 4-0 hingga pelatih Vietnam harus meminta timeout.

Vietnam baru mencetak poin pertama setelah timeout melalui serangan Hoang Thi Kieu Trinh. Meski begitu, Indonesia tetap mempertahankan selisih angka hingga skor 7-2 lewat serangan Megawati yang memanfaatkan bola touchout. 

Namun Vietnam mulai bangkit dan menipiskan jarak menjadi 8-7 sebelum akhirnya menyamakan kedudukan dan berbalik unggul 10-9.

Blok rapat Vietnam terhadap serangan Megawati beberapa kali berhasil, membuat lawan memimpin hingga 14-12. 

Kekuatan serangan Vietnam, terutama lewat Tran Thi Thanh Thuy, membuat mereka menjauh dan menutup set pertama dengan skor 25-20.

Set Kedua dan Ketiga: Fight Keras Indonesia Belum Cukup

Set kedua kembali menghadirkan permainan ketat pada awal laga, dengan skor imbang 6-6. Namun Vietnam kemudian mendominasi hingga menang 25-15. 

Pelatih Marcos Sugiyama melakukan rotasi dengan memasukkan Syelomitha Avrilaviza Injulia Wongkar dan Naisya Putri Pratama.

Set ketiga berjalan lebih kompetitif. Indonesia mampu menyamakan kedudukan 10-10, bahkan masih memberikan perlawanan sengit ketika tertinggal jauh 15-23. 

Tiga poin beruntun menghidupkan asa setelah Chelsa Berliana memenangkan duel di tengah dan membuat skor menjadi 19-23. 

Namun spike keras Nguyen Thi Uyen membawa Vietnam ke match point 24-19, sebelum tip ball lawan menutup pertandingan.

Indonesia kalah 0-3 dengan skor 20-25, 15-25, dan 19-25.

Indonesia Tetap Punya Peluang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski kalah dari Vietnam, Indonesia tetap lolos sebagai runner-up Grup B dan masih memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh pada babak semifinal. 

Evaluasi dari laga ini menjadi modal berharga untuk menghadapi lawan selanjutnya. Dengan performa Megawati yang terus meningkat, peluang Indonesia untuk mencuri kemenangan dan membuka jalan menuju perebutan medali tetap terbuka. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT