News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Lagi Soal Mesin, Formula 1 Kini Ditentukan oleh Data: Era Baru F1, Bagaimana Data Real-Time Mengubah Strategi Balapan

Dalam olahraga dengan intensitas setinggi Formula 1, selisih sepersekian detik dapat menentukan podium. Karena itu, tim balap tak lagi bisa mengandalkan naluri
Jumat, 3 Oktober 2025 - 23:18 WIB
Ilustrasi Bukan Lagi Soal Mesin, Formula 1 Kini Ditentukan oleh Data: Era Baru F1, Bagaimana Data Real-Time Mengubah Strategi Balapan
Sumber :
  • Instagram Racingbull F1 Team

tvOnenews.com - Formula 1 sejak lama menjadi simbol kecepatan, inovasi, dan adu strategi di level tertinggi. Namun di era modern, balapan ini bukan hanya soal mobil tercepat atau pembalap paling berani. 

Teknologi digital kini memainkan peran sentral, di mana setiap detik balapan dikawal oleh jutaan titik data yang menentukan keputusan di lintasan. Dari kondisi ban, aerodinamika, hingga strategi pit stop, semua dipandu oleh sistem analisis real-time yang membuat ajang ini kian futuristis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam olahraga dengan intensitas setinggi Formula 1, selisih sepersekian detik dapat menentukan podium. Karena itu, tim balap tak lagi bisa mengandalkan naluri semata. 

Keputusan harus lahir dari analisis data yang akurat dan instan. Inilah alasan digitalisasi menjadi fondasi baru, baik untuk performa mobil maupun strategi tim secara keseluruhan. Setiap titik data yang mengalir dari mobil bisa menjadi kunci untuk menang, atau sebaliknya, kehilangan peluang emas.

Teknologi data streaming kini hadir sebagai "otak kedua" tim Formula 1. Informasi yang masuk secara terus-menerus tidak hanya membantu mengambil keputusan saat balapan, tetapi juga mempercepat pengembangan mobil musim berikutnya. 

Melansir dari laman resmi Visa Cash App Racing Bulls Formula One Team, data real-time memungkinkan setiap putaran di lintasan menjadi pelajaran berharga yang langsung diterjemahkan menjadi strategi, inovasi, hingga rancangan teknis yang lebih canggih.

Hal ini terlihat jelas dari kolaborasi antara Confluent, penyedia platform data streaming, dengan tim Formula 1 Visa Cash App Racing Bulls (VCARB). Kolaborasi ini resmi dimulai pada ajang Formula 1 Singapore Grand Prix, dengan membawa teknologi yang mampu mengolah lebih dari satu juta titik data per detik dari setiap mobil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di Formula 1, kemenangan tidak hanya tentang mobil; itu tentang data yang mengalir melalui setiap bagian tim,” ujar Jay Kreps, CEO sekaligus co-founder Confluent. Baginya, data real-time kini sama pentingnya dengan mesin dalam menentukan hasil akhir.

Tim Goss, Chief Technical Officer VCARB, menambahkan bahwa setiap lap menjadi sumber pengetahuan baru. “Semakin cepat kita belajar, semakin baik hasilnya,” katanya. Menurutnya, data kini bukan sekadar alat bantu, melainkan keunggulan kompetitif yang memandu analisis pasca-balapan, strategi teknis, bahkan desain mobil generasi berikutnya. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT