Top 3 Megatron: Hengkang dari Manisa BBSK, Pelatih Cari Pengganti Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kirim Kode Keras, Warga Turki Tak Habis Pikir Jangan-jangan Sejak Masih di Red Sparks...
- Instagram Manisa BBSK / Red Sparks
tvOnenews.com - Sejak kepindahannnya ke Manisa BBSK Turki, Megawati Hangestri kembali jadi sorotan besar di dunia voli internasional.
Tiga artikel terpopuler tentang Megawati bahkan menjadi trending di rubrik olahraga hari ini, menandakan betapa besar perhatian publik terhadap kiprah sang “Megatron”.
Ketiga artikel populer tersebut menyoroti isu berbeda. Pertama, kabar hengkangnya Megawati dari Manisa BBSK membuat pelatih Görkem Kazan harus memutar otak mencari pengganti.
Kedua, kode keras yang diduga dikirim klub Turki itu lewat unggahan Instagram semakin memicu spekulasi soal masa depan Megawati.
Ketiga, komentar warga Turki yang tak habis pikir dengan regulasi Indonesia yang membuat Megawati kerap absen di awal musim. Berikut rangkumannya:
1. Betul Hengkang dari Manisa BBSK, Pelatih Gorkem Kazan Putar Otak Cari Pengganti Megawati
Absennya Megawati Hangestri ternyata bukan satu-satunya masalah yang dialami Manisa BBSK. Dalam laga uji coba kontra Canakkale BLD (13 September 2025), klub Turki ini juga kehilangan setter senior Betul Dinc Taskiran yang resmi mengakhiri kontrak.
Tanpa dua pemain kunci itu, pelatih Görkem Kazan terpaksa memutar otak dengan mengandalkan Deniz Emerelli di posisi opposite dan Duygu Güncü sebagai setter utama.
Meski pincang, Manisa tetap mampu meraih kemenangan 1-3 (18-25, 25-20, 24-26, 20-25). Peran Tanja Groser sebagai outside hitter jadi penentu.
Smash keras Groser dari sisi kiri serta taktik lebih variatif membuat tim tampil solid. “Kami masih butuh Megawati untuk memperkuat tim sebelum kompetisi resmi Kadinlar 1 Ligi 2025/2026 dimulai awal Oktober,” harap Kazan seperti dilansir Instagram @manisabbsk.
Kazan sadar, rotasi darurat hanya solusi sementara. Ia menunggu Megawati kembali dari Indonesia usai membela Bank Jatim di Final Four Livoli Divisi Utama 2025. Kembalinya Megatron diyakini bakal jadi faktor pembeda dalam misi Manisa promosi ke kasta tertinggi voli Turki.
2. Manisa BBSK Kirim Kode Keras untuk Megawati Hangestri
Di tengah absennya Megawati, akun Instagram resmi Manisa BBSK Voleybol membuat unggahan tak biasa.
Mereka merilis kolase foto pemain dan pelatih, dengan Megawati Hangestri dipasang sebagai sampul utama. Fans pun menduga postingan itu sebagai sinyal keras agar Megatron segera kembali ke Turki.
“Secara tak langsung, mereka sepertinya menginginkan Mega cepat kembali lagi ke Turki,” tulis akun @chaster.666 di kolom komentar.
Unggahan itu langsung viral dengan lebih dari 14 ribu likes dan ratusan komentar netizen.
Spekulasi pun bermunculan. Megawati memang sudah hampir sebulan tak bergabung dengan Manisa karena harus memperkuat tim asal Surabaya di ajang Livoli.
Posisi opposite yang ditinggalkannya kini diisi sementara oleh Deniz Emrelli. Banyak pihak menilai unggahan tersebut adalah cara Manisa mengungkap kerinduan sekaligus desakan agar Megawati segera balik ke Turki.
Sebagai mantan pemain Red Sparks Korea, Megawati diharapkan bisa menjadi motor utama dalam ambisi Manisa promosi ke divisi utama.
Publik kini menanti, apakah kode keras itu cukup untuk mempercepat kepulangannya atau ia baru kembali sesuai rencana pada Oktober mendatang.
3. Warga Turki Tak Habis Pikir soal Situasi Megawati
Artikel populer ketiga datang dari reaksi fans Turki sendiri. Dalam salah satu akun fanbase Manisa BBSK, banyak warga mengaku heran dengan kondisi Megawati yang masih di Indonesia hingga September.
Mereka menyinggung bahwa Mega kemungkinan besar bakal terlambat tampil di laga pembuka Liga Voli Turki musim 2025/2026.
Keterlambatan ini disebut bukan pertama kali terjadi. Saat masih membela Red Sparks di Korea, Megawati juga pernah mengalami hal serupa karena aturan federasi Indonesia.
“Mega, yang bersinar dengan seragam Red Sparks musim lalu, mengatakan hal ini dalam sebuah podcast: ‘Jika saya tidak bermain di Indonesia, federasi tidak akan mengizinkan saya bermain untuk Red Spark,’” tulis akun fanbase.
Aturan tersebut membuat Megawati harus tetap membela tim dalam negeri meski kontraknya bersama klub asing sudah berjalan.
Bagi warga Turki, hal ini membingungkan sekaligus merugikan Manisa karena mereka tak bisa langsung mengandalkan Mega sejak awal persiapan.
Walau demikian, fans Turki tetap sabar menunggu. Mereka percaya kehadiran Megawati di pertengahan Oktober akan jadi amunisi besar untuk mendongkrak performa Manisa di musim baru.
Kini, publik menanti saat Megawati kembali ke Turki. Mampukah ia menjadi kunci membawa Manisa promosi ke liga utama? Atau justru drama panjang ini masih akan berlanjut? Satu hal pasti, sorotan pada Megawati tak akan padam dalam waktu dekat. (udn)
Load more