Jawaban Menohok Megawati Hangestri Soal Hijab, Publik Turki Dibuat Bungkam? Pengalaman di Korea Selatan seperti Ini
- Manisa BBSK - Red Sparks
Jakarta, tvOnenews.com – Isu soal hijab Megawati Hangestri kembali jadi sorotan usai resmi bergabung dengan klub voli Turki Manisa BBSK pada Senin (18/8/2025).
Walau Turki dikenal sebagai negara dengan mayoritas muslim, latar belakang sejarah sekuler membuat muncul keraguan apakah Megawati bisa tetap konsisten dengan jilbabnya.
Sebagian pihak menyinggung aturan berpakaian di Turki yang sempat melarang penggunaan jilbab di ruang publik sejak era Mustafa Kemal Ataturk pada 1924.

- Instagram @manisabbsk
Namun Megawati yang dikenal dengan julukan Megatron memberikan jawaban cerdas dan menegaskan bahwa hijab tak akan menjadi halangan.
Sebelumnya pevoli putri asal Jember itu juga sempat mendapat sorotan saat memperkuat Red Sparks di Korea Selatan.
Megawati tercatat sebagai satu-satunya pemain berhijab di liga voli Negeri Ginseng, sekaligus dikenal taat dalam menjalankan ajaran Islam, termasuk hanya mengonsumsi makanan halal.
Megawati bahkan kerap ditanya media Korea soal jilbabnya.
“Aku jelaskan pakai peniti, lima peniti gitu. Terus kok nggak gerah di lapangan?” kata Megawati dalam tayangan Youtube Korea Reomit, dikutip Kamis (11/1/2024).
“Ku jawab nggak sih, kayak awal dulu pertama kali pakai hijab tahun 2017, ya merasa gerah,” tambahnya.

- KOVO
Selain soal jilbab, Megawati juga menjaga asupan makanan. “Untungnya dari pihak manajemen tim Jung Kwan Jang Red Sparks memfasilitasi makanan yang halal,” ungkapnya.
“Tapi aku kan juga nggak ngerti kita kan campur juga. Nggak mungkin mereka alat penggorengannya dipisah,” lanjut Megawati.
Ia mengaku selalu berdoa sebelum menyantap makanan di luar negeri. “Aku pasti kalau udah ke luar negeri berdoa dulu maaf karena kita nggak tahu makanan halal mereka bikinnya kayak gimana,” tuturnya.
Meski baru semusim di Korea Selatan, Megawati sukses mengharumkan nama Indonesia. Ia bahkan pernah menjadi top scorer ketika Red Sparks menumbangkan GS Caltex dengan skor telak 3-0 pada Januari 2024.
Fakta Terkini Aturan Hijab di Turki

- Kolase Instagram @manisabbsk
Keraguan publik soal hijab Megawati sejatinya sudah terjawab lewat regulasi terbaru di Turki. Meski pada 1997 pemerintah sempat melarang jilbab di universitas dan institusi publik, aturan tersebut telah dicabut pada 2013 oleh Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.
Sejak saat itu, penggunaan hijab di ruang publik, termasuk di dunia olahraga, kembali diperbolehkan. Bahkan pada 2014, pemerintah Turki pernah menarik diri dari Federasi Wushu Eropa sebagai bentuk protes larangan atlet berhijab, Zeynep Akyuz.
“Hijab merupakan bagian dari ekspresi dalam lingkup kebebasan beragama dan keyakinan,” demikian putusan Pengadilan HAM Eropa (ECHR).
Dalam bola voli, Federasi Bola Voli Turki (TVF) mengacu pada aturan Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) yang memperbolehkan penggunaan hijab selama memenuhi standar keselamatan.
Hal serupa juga berlaku di sepak bola, setelah IFAB mencabut larangan hijab pada 2012.
Dengan dasar tersebut, Megawati Hangestri dipastikan tetap bisa bermain mengenakan jilbab bersama Manisa BBSK di Liga Voli Turki.
Load more