News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wow, Mobil Mewah, Apartemen, dan Gaji Selangit Menanti Megawati Hangestri di Manisa BBSK Turki, Padahal Sebelumnya di Red Sparks Cuma....

Megawati Hangestri dikontrak dengan gaji fantastis dan fasilitas mewah di Turki? Pemain asing di liga voli Turki umumnya mendapatkan bayaran rata-rata hingga 500 ribu euro
Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:57 WIB
Megawati Hangestri dan Arneta Putri di Gresik Petrokimia
Sumber :
  • Petrovoli

Lantas banyak pihak memperkirakan bahwa nilai kontraknya bersama Manisa BBSK bisa setara atau bahkan melebihi Tran, terutama karena Megawati kini tengah berada di puncak popularitas.

Sebagai catatan, saat membela Red Sparks di Korea Selatan, Megawati dikabarkan menerima gaji sekitar US\$100.000–120.000 per musim, atau setara Rp1,5–1,8 miliar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, kepindahan ke Turki bukan hanya tentang tantangan baru, tetapi juga peningkatan signifikan dalam pendapatan dan standar profesional yang lebih tinggi.

Fasilitas di klub Turki pun terbilang lebih “royal” dibandingkan liga Korea. Jika di V-League Korea para pemain asing umumnya hanya mendapat tempat tinggal dan konsumsi.

Maka klub-klub di Turki cenderung menyediakan fasilitas pribadi yang lebih lengkap dan nyaman. Hal ini menjadi salah satu alasan Megawati menerima pinangan Manisa BBSK.

Bergabungnya Megawati juga menjadikannya pevoli kelima dari kawasan Asia Tenggara yang bermain di Liga Voli Turki setelah Nootsara Tomkom, Ajcharaporn Kongyot, Chatchu-On Moksri (Thailand), dan Tran Thi Thanh Thuy (Vietnam). 

Ini menjadi tonggak penting dalam sejarah voli Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi pevoli tanah air lainnya untuk berkiprah di kancah internasional.

Musim baru Liga Voli Turki akan dimulai pada Oktober 2025. Namun, Manisa BBSK telah lebih dulu menggelar latihan perdana sejak akhir Juli. 

Dalam sesi tersebut, hanya Megawati dan satu pemain asing lainnya, Tanja Grosser, yang belum terlihat bergabung. 

Penundaan ini terjadi karena Megawati masih berada dalam skuad timnas Indonesia di SEA V League 2025, meski hanya berperan sebagai pemain cadangan.

Reaksi Volimania soal Nasib Megawati Hangestri di Indonesia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini sempat memicu reaksi keras dari para penggemar voli Indonesia. Mereka menilai lebih baik Megawati segera bergabung ke klub barunya di Turki untuk fokus pada pemulihan cedera lututnya, ketimbang hanya duduk di bangku cadangan. 

Sejumlah komentar di media sosial menyuarakan kritik terhadap keputusan pelatih timnas. “Mega kaga main lagi, kalau cedera kenapa di bawa? Harusnya fokus penyembuhan sebelum berangkat ke Turki,” tulis @sup. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT