Ketiban Durian Runtuh, Megawati Hangestri Tembus 300 Besar Daftar Pevoli Dunia, Torehkan Prestasi Baru dan Siap Menaklukkan Eropa?
- KOVO
Mulai dari inspirasi bagi generasi muda hingga keterlibatannya dalam diplomasi budaya lewat olahraga.
Penghargaan ini menandai babak baru dalam karier internasional Megawati dan membuka lebih banyak peluang bagi perpindahan ke liga top dunia.
Rumor transfer Megawati ke klub voli raksasa Turki, Fenerbahce Opet, semakin menguat seiring peningkatan prestasi dan popularitasnya.
Sultanlar Ligi, liga voli wanita di Turki, kerap disebut sebagai “Serie-A-nya bola voli dunia” karena dipenuhi bintang kelas dunia seperti Eda Erdem dan Paola Egonu.
Jika Megawati benar-benar hijrah ke sana, ia akan menghadapi kompetisi jauh lebih ketat, tapi juga memiliki peluang besar untuk meroket ke ranking lebih tinggi.

- KOVO
Peluang Megawati mengembangkan karier di Turki juga mendapat respons positif dari kapten tim nasional Turki, Zehra Gunes.
Dalam wawancara dengan TRT Spor, Zehra menyatakan, “Kami memantau banyak pemain muda berbakat dari Asia. Megawati punya potensi besar dan bisa berkembang pesat jika bergabung ke Sultanlar Ligi.”
Ucapan Zehra ini menambah legitimasi bahwa Megawati memang dinilai layak oleh komunitas elite voli dunia.
Perjalanan Megawati sejauh ini merupakan buah dari keberaniannya keluar dari zona nyaman. Ia meninggalkan liga Indonesia untuk bermain di Korea Selatan, negara dengan sistem liga profesional yang ketat dan disiplin tinggi.
Meski pada musim 2024/25 Megawati tidak terpilih dalam Best 7 V-League seperti musim sebelumnya, statistik individunya tetap kompetitif.
Dengan total dua musim mencetak lebih dari 1.600 poin untuk Red Sparks, kontribusinya tidak bisa dipandang sebelah mata.
Langkah berikutnya tampaknya semakin jelas. Jika kepindahan ke Turki terealisasi, Megawati bukan hanya akan menjadi duta olahraga Indonesia di Eropa, tetapi juga membuka jalan bagi atlet Indonesia lainnya untuk bermimpi lebih besar.
Dan bukan tak mungkin, di musim-musim mendatang, peringkat 268 akan berubah menjadi 150 atau bahkan 100 besar dunia. (udn)
Load more