GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertina Menyayangkan Pengurangan Jumlah Petinju Pada SEA Games Hanoi

Manajer timnas tinju Indonesia Hengky Silatang sayangkan adanya pengurangan dari jumlah petinju yang akan diberangkatkan ke SEA Games Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei.
Jumat, 1 April 2022 - 02:02 WIB
Petinju putra Sumatera Utara Sarohatua Lumbantobing (kanan)
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Manajer timnas tinju Indonesia Hengky Silatang menyayangkan adanya pengurangan dari jumlah petinju yang akan diberangkatkan ke SEA Games Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pengumuman dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali terkait atlet yang berangkat ke Hanoi, cabang olahraga tinju mendapat slot enam atlet. Padahal sejauh ini, Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Seluruh Indonesia (PP Pertina) menyiapkan tujuh nama untuk tampil dalam pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Dari sektor putra ada Kornelis Kwangu Langu (Bali) kelas 52kg, Farrand Papendang (Sulawesi Utara) kelas 63kg, Sarohatua Lumbantobing (Sumatera Utara) kelas 69kg. Maikel Muskita (Jawa Barat) kelas 81kg, dan Sandy (Jawa Barat) kelas 91kg. Sementara untuk putri ada Novita Sinadia (DKI Jakarta) kelas 57kg dan Uswatun Hasanah (Nusa Tanggara Barat) kelas 60kg.

"Kecewa, karena hal yang sudah diputuskan sebelumnya kemudian berubah. Olahraga tinju ini jangan dilihat ketika dalam keadaan terpuruk. Tapi harus dilihat juga prestasi dan sejarah," kata Hengky Silatang saat dihubungi Antara, Kamis.

Menurut Hengky, olahraga tinju Tanah Air memiliki sejarah panjang dan banyak menorehkan prestasi. "Banyak petinju Indonesia yang menjadi juara Asia, sekitar 20-an petinju. Jadi harus melihat juga karena secara hierarki ada kans untuk kembali ke situ (berprestasi), jadi jangan dihentikan," ujar Hengky.

Hengky juga berpendapat bahwa olahraga individu di Indonesia memiliki potensi lebih besar untuk berprestasi.

Dengan adanya keputusan dari Kemenpora terkait jumlah atlet yang berangkat ke SEA Games Hanoi, artinya akan ada satu nama yang terdegradasi dan tidak tampil dalam multievent yang sempat tertunda satu tahun itu.

Pertina akan mempertimbangkan dengan melihat hasil para petinju dari uji coba dalam kejuaraan di Phuket, Thailand pada 3-10 April. "Siapa yang terbaik berarti mereka yang akan berangkat ke SEA Games Hanoi," kata Hengky.

Meski demikian, jika mendapatkan lampu hijau dari Kemenpora, Hengky mengatakan akan tetap memberangkatkan satu atlet secara mandiri.

Kontingen Indonesia pada SEA Games Hanoi telah diumumkan berjumlah 476 atlet dari 31 cabang olahraga. Mereka adalah yang akan diberangkatkan dengan biaya APBN sesuai dengan keputusan tim review dan Kemenpora. Jumlah tersebut menurun sekitar 43,4 persen dari SEA Games Filipina pada 2019.

Pemerintah memutuskan untuk mengurangi jumlah cabang olahraga yang akan dikirimkan ke SEA Games 2022 karena pertimbangan keterbatasan anggaran dan tingkat prioritas.

Pada sisi lain, Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ferry J Kono mengatakan pengiriman atlet secara mandiri tidak memungkinkan karena batas akhir pendaftaran entry by name kontingen SEA Games Hanoi berakhir pada 31 Maret.

“Mengingat waktu (entry by name) yang sangat terbatas dengan (pertimbangan) rekam jejak (prestasi), karena mandiri pun kami lakukan review. Dari hasil review di sport development KOI kami tidak akan mengusulkan atlet yang akan bertanding secara mandiri,” kata Ferry.

“Saya tidak melihat potensi ‘nakal’ mengingat form entry by name harus dikirimkan dengan tanda tangan Sekjen KOI,” ujar Ferry menambahkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara tinju Indonesia pada SEA Games sebelumnya di Filipina pada 2019 membawa pulang dua perak dan empat perunggu. Perak masing-masing diraih Kornelis Kwangu Langu (46-49kg putra) dan Endang (48kg putri).

Empat petinju yang meraih perunggu adalah Farrand Papendang (60kg putra), Grece Savon Simangunsong (69kg putra), Silpa Lau Ratu (54kg putri), dan Huswatun Hasanah (60kg putri). (umm/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT