Kapten Red Sparks Sampai Banjir Air Mata Dibuatnya Oleh Megawati Hangestri? Usai Tinggalkan Red Sparks, Megatron
- KOVO
tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi resmi mengakhiri perjalanannya bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks setelah dua musim penuh warna di Liga Voli Korea.
Keputusan itu menjadi pukulan emosional, terutama bagi kapten tim Yeum Hye-seon, yang mengaku menyesal tak berhasil membujuk Megawati untuk bertahan.
Perpisahan ini menandai berakhirnya era penting bagi Red Sparks, sekaligus membuka babak baru dalam karier internasional Megatron, julukan Megawati yang kini dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Voli Turki usai membela Gresik Petrokimia di Proliga 2025.
Dalam wawancara bersama Taejeon Broadcasting (TJB), Yeum Hye-seon tak kuasa menahan tangis saat membicarakan kepergian rekannya itu.
“Saya terus mengatakannya (membujuk Mega untuk bertahan) tetapi tidak berhasil. Saya pikir keluarga adalah nomor satu bagi dia, dan saya sedikit menyesali keputusan dia, tetapi saya menghormatinya,” ujar setter andalan Red Sparks tersebut.
Yeum menambahkan bahwa dirinya dan Megawati kerap bercanda soal kemungkinan kembali bergabung,
“Lebih baik untuk tetap percaya dan menunggu sedikit lebih lama,” katanya.
Megawati memang bukan sekadar pemain asing bagi Red Sparks. Ia adalah simbol perubahan, pembeda di lapangan, dan sumber semangat bagi rekan setimnya.
Dalam dua musimnya bersama klub Korea Selatan itu, Megawati menunjukkan grafik performa yang menanjak tajam.
Pada musim debut 2023–2024, ia sukses mengantarkan Red Sparks lolos ke babak playoff untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.
Di musim keduanya, ia membawa tim asuhan Ko Hee-jin menembus final dan hampir saja menjadi juara, sebelum kalah agregat 2–3 dari Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.
Secara individu, statistik Megawati musim 2024–2025 luar biasa. Ia mencatatkan 802 poin sepanjang musim reguler, dan menambah 218 poin di babak semifinal hingga final.
Tak hanya itu, ia juga menjadi pemilik persentase keberhasilan serangan tertinggi dengan 48,06 persen. Ini mempertegas kapasitasnya sebagai salah satu opposite hitter terbaik di Asia, bahkan dunia.
Bagi Yeum Hye-seon, kehadiran Megawati memberikan pengaruh besar pada mentalitas dan arah permainan tim. “Mega adalah orang tulus dan positif.
Dia bukan pemain yang sulit dihadapi, tetapi dia punya mentalitas yang baik. Kami sangat mengandalkannya dan mengikuti permainannya.

- Kolase tvOnenews
Hasilnya, performanya meningkat, dan karena dia sungguh penyerang yang baik, saya pikir saya bisa mengangkat (bola) jauh lebih percaya diri dari sudut pandang saya,” ungkap Yeum.
Usai menyelesaikan kontraknya di Korea, Megawati kembali ke tanah air untuk memperkuat Gresik Petrokimia di Proliga 2025.
Di bawah asuhan pelatih Jeff Jiang Jie, ia diharapkan mampu membawa tim melaju jauh hingga babak final four dan menjadi kandidat juara.
Meski hanya sementara, kehadiran Megawati menjadi dorongan besar bagi Petrokimia dan Proliga secara keseluruhan.
Namun, masa depan Megawati tampaknya tidak berhenti di Indonesia. Rumor terbaru menyebutkan ia tengah dibidik oleh klub raksasa Turki, Fenerbahce.
Media Turki Fotospor menulis: “Megawati Hangestri yang disebut-sebut sebagai pevoli wanita paling populer di dunia dikabarkan akan pindah ke Fenerbahce.”
Laporan itu juga menyebutkan bahwa Megawati berencana tampil di Liga Voli Turki atau Liga Sultan, salah satu kompetisi elit dunia bersama SuperLega Italia.
Jika benar bergabung ke Fenerbahce, Megawati akan menjadi pevoli putri Indonesia pertama yang berkarier di Eropa dan mengikuti jejak Fahri Septian Putratama yang lebih dulu merumput di Turki.
Perpindahan ini akan menjadi langkah monumental dalam karier Megawati, sekaligus menegaskan statusnya sebagai bintang Asia yang bersinar di panggung global. (udn)
Load more