News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Sebut Tak Ada Pevoli yang 'Setara' Megawati Hangestri di Korea Selatan, Tanda Popularitas Liga Voli Korea Akan Redup?

Media Korea, Sports Khan, menyoroti bahwa tak satu pun dari pemain kuota Asia musim ini dapat menyamai level permainan dan pengaruh Megawati Hangestri.
Jumat, 18 April 2025 - 12:59 WIB
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Musim baru Liga Voli Korea (V-League) 2025 segera bergulir, dan masing-masing dari tujuh tim peserta telah merampungkan perekrutan pemain kuota Asia mereka. 

Namun, atmosfer kompetisi dipastikan berbeda seiring absennya sosok Megawati Hangestri Pertiwi, bintang asal Indonesia yang tampil impresif bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks selama dua musim terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lima tim memilih mempertahankan atau memulangkan wajah lama, seperti Thanacha Sooksod (Hi Pass) dan Reina Tokoku yang kembali merumput di Korea, kali ini bersama GS Caltex. 

Sementara Pink Spiders memperpanjang masa bakti Anilise Fitzi, Red Sparks sendiri merekrut Wipawee Srithong, opposite asal Thailand, sebagai pengganti Megawati. Hanya dua pemain Asia yang benar-benar pendatang baru, yakni Jasuteisu Yauchi dan Alissa Kinkela.

Namun media lokal, Sports Khan, menyoroti bahwa tak satu pun dari pemain kuota Asia musim ini dapat menyamai level permainan dan pengaruh Megawati. 

"Tidak ada yang selevel Mega untuk kuota Asia," tulis mereka, menggarisbawahi betapa besarnya kontribusi Megatron, julukan Megawati tidak hanya dalam statistik tetapi juga dalam membangkitkan antusiasme publik terhadap voli Korea.

Di musim 2024–2025, Megawati membukukan 1.020 poin, dengan 802 poin di antaranya didapat selama babak reguler. 

Atlet voli asal Jember itu juga mencatatkan rasio serangan sukses tertinggi di liga sebesar 48,06%, serta menambah 58 ace dan 93 blok selama musim berjalan. 

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

 

Perannya sangat vital dalam membawa Red Sparks melaju ke final V-League untuk pertama kalinya dalam 13 tahun, meski akhirnya harus puas sebagai runner-up setelah dikalahkan Pink Spiders.

Sayangnya, meski tampil luar biasa, nama Megawati absen dari daftar Best 7 V-League 2024–2025. 

Posisi opposite terbaik justru diberikan kepada Gyselle Silva dari GS Caltex. Dua rekannya di Red Sparks, Yeum Hye-seon dan Vanja Bukilic, masuk dalam daftar tersebut.

Berikut adalah daftar lengkap pemain Best 7 V-League 2024–2025:

Outside Hitter:  
Vanja Bukilic (Red Sparks)  
Jeong Ji-yoon (Hyundai Hillstate)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Opposite:
Gyselle Silva (GS Caltex)

Setter:
Yeum Hye-seon (Red Sparks)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT