News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selain Honor Petinju, Promotor Tinju Sabuk Emas Bupati Kebumen Belum Bayar Sewa Hotel

Kejuaraan Tinju Profesional Sabuk Emas Bupati Kebumen yang diikuti atlet tinju dari berbagai daerah di Kebumen Sabtu (8/1/2022) lalu menyisakan banyak persoalan
Rabu, 16 Februari 2022 - 18:43 WIB
Operational Manager Hotel Grafika Gombong Ahmad Aziz saat menunjukan KTP milik Sagiyo yang ditinggalkan
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, Jawa Tengah - Kejuaraan Tinju Profesional memperebutkan Sabuk Emas Bupati Kebumen yang diikuti beberapa atlet tinju dari berbagai daerah yang digelar di lapangan Desa Rowokele, Kecamatan Rowokele, Sabtu (8/1/2022) lalu ternyata menyisakan beberapa persoalan.

Selain persoalan honor 14 atlet tinju yang belum terbayarkan, promotor tinju Ragil Sagiyo juga belum membereskan biaya penginapan di Hotel Grafika Gombong, sebanyak 19 kamar selama 2 hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut dibenarkan oleh Operational Manager Hotel Grafika Gombong Ahmad Aziz saat ditemui di Hotel Grafika Gombong, Rabu (16/2/2022) yang mengatakan atas nama Sagiyo pria kelahiran Kebumen 28 Juni 1970 yang kini berdomisili di Kelurahan Ciganjur RT.008 RW.005 Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sagiyo hingga hari ini belum menyelesaikan administrasi biaya penginapan 19 kamar selama 2 hari. Tidak ada itikad baik dari Sagiyo, pihak hotel mencoba komunikasi melalui sambungan telepon dan WhatsApp pun tidak direspon.

"Kita sudah berulang kali telpon dan WA saudara Sagiyo tapi tidak ada respon, tidak mau menjawab. Dari awal sudah tidak memiliki itikad baik karena hanya meninggal KTP dan main pergi saja," jelas Ahmad Aziz, sambil menunjukan KTP milik Sagiyo.

Pihak hotel berharap Sagiyo ataupun panitia tinju ada itikad baik untuk menyelesaikan biaya penginapan yang belum terbayarkan. Jika bulan ini belum terselesaikan, pihak hotel akan berencana membawa persoalan ini ke jalur hukum.

Sementara itu Kades Rowokele, Cip Haryanto saat ditemui di Kantor Balai Desa Rowokele menjelaskan, awal mula pertandingan tinju profesional bisa terlaksana di Lapangan Desa Rowokele berawal pada akhir Oktober 2021 dirinya ditemui Sagiyo yang dikenalnya sudah lama, ingin menggelar pertandingan tinju di kampung halamannya.

"Saya disuruh menyiapkan lokasi, mengurus izin dan membentuk panitia lokal. Katanya ingin memberikan hiburan untuk warga pasca pandemi covid, biar warga seneng," ujar Cip.

Cip yang merasa tidak mampu mengurus perizinan lantas meminta bantuan kepada Kepala Desa Wonoharjo Sri Budi Murnianto untuk menjembatani bertemu Bupati Kebumen, Kapolres dan Dandim 0709 Kebumen.

"Terus terang saya minta bantuan Pak Budi Kades Wonoharjo yang kenal dengan para pejabat untuk mengurus izinnya," jelas Cip melanjutkan.

Kades Wonoharjo juga yang membantu panitia meminta ijin nama Bupati Kebumen untuk digunakan sebagai nama kejuaraan pertandingan tinju. Bahkan, panitia dan promotor sebelum pertandingan dipertemukan dengan para pengusaha. Alhasil, panitia dan promotor tinju kembali ke hotel dengan membawa sejumlah uang hasil bantuan dari para pejabat dan pengusaha.

"Terus terang saya ceritakan dia (Sagiyo) terima uang dari Bank Jateng 15 juta. Pengusaha Kebumen Pak Ayub 10 juta. Ketua DPRD 2 juta. Dandim 1 juta. Bahkan, uang saya pribadi kurang lebih ada 10 juta keluar untuk acara tinju tersebut," terang Budi kesal.

Atas kejadian ini mereka berharap kepada Sagiyo memiliki itikad baik untuk segera dapat membereskan semua tanggungan biaya yang belum diselesaikan buntut dari pertandingan tinju tersebut. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT