News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merengkuh Indonesia Emas 2045 dengan Pendidikan Kader Pemuda Bela Negara 2024

PKPBN dibuka oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda M Asrorun Ni'am Sholeh bersama dengan Dirjen Potham, Kementerian Pertahanan dan Kemananan, Mayor Jendral TNI Piek Budyakto Pada Senin (13/5) di Hotel Mercure Ancol.
Senin, 13 Mei 2024 - 18:58 WIB
PKPBN dibuka oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda M Asrorun Ni'am Sholeh bersama dengan Dirjen Potham, Kementerian Pertahanan dan Kemananan, Mayor Jendral TNI Piek Budyakto Pada Senin (13/5) di Hotel Mercure Ancol.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Pendidikan Kader Pemuda Bela Negara (PKPBN) dibuka oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda M Asrorun Ni'am Sholeh bersama dengan Direktur Jendral Potham, Kementerian Pertahanan dan Kemananan, Mayor Jendral TNI Piek Budyakto Pada Senin (13/5) di Hotel Mercure Ancol.

"Bela negara merupakan momentum kita sebagai warga negara untuk mengabdi kepada bangsa dan negara sekaligus mencontoh para founding fathers negeri untuk rela berkorban demi generasi mendatang. perbedaannya bela negara masa kini dilakukan dengan meningkatkan ilmu, keahlian serta komitmen kita untuk memajukan tanah air dan bangsa sesuai dengan cita cita luhur bangsa," pesan Deputi Niam dengan penuh semangat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan bela negara merupakan pra kondisi bagi pemuda di rentang usia 19-23 tahun yang merupakan usia emas untuk menempa serta mendedikasikan dirinya kepada negeri. Menurut Deputi Ni'am pemuda dapat mencontoh bagaimana dedikasi para founding fathers dan pahlawan untuk bangsa dan negara.

"Teman-teman bisa mencontoh Soekarno, Bung Hatta, Jendral Soedirman dan pahlawan  lainnya dimana sebelum usia 40 tahun mereka memiliki visi, misi dan cita cita membangun bangsa dengan mendedikasikan dirinya melalui  kegiatan berorganisasi. tidak lupa panutan kita Nabi Muhammad SAW berada pada usia kepemimpinan yang matang saat menjadi rasulullah."

Menutup sambutannya Deputi Ni'am berpesan agar para peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dan menanamkan kepada diri sendiri agar bisa menjadi generasi yang dapat mempertahankan bangsa dan negara dari bahaya laten yang semakin canggih serta disrupsi yang  tidak mengenal batas negara, bahkan waktu dengan saling mendukung dan berkolaborasi guna memajukan dan melindungi bangsa.

Senada dengan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Mayor Jendral TNI Piek Budyakto selaku Direktur Jendral Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan dan Keamanan menyampaikan bahwa, kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah, dan warga negara guna membela negara Indonesia sifatnya harga mati guna keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Bela negara merupakan komitmen pemerintah dalam membangun sinergitas nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme. kegiatan tersebut penting untuk membangun dan mengkokohkan semangat cinta tanah air bagi warga negara dengan menangkal ancaman dan bahaya laten yang semakin canggih di masa sekarang. salah satunya dengan melibatkan para pemuda untuk berkontribusi melalui prestasi serta kegiatan bela negara.

lebih lanjut Mayjen Budyakto mengingatkan seluruh peserta bahwa Indonesia akan menghadapi Indonesia Emas pada tahun 2045. Harapannya Indonesia menjadi negara yang mandiri dan tidak tergantung pada masyarakat asing. Hal tersebut tidak gampang dilakukan namun dirinya percaya bahwa pemuda indonesia memiliki tekad untuk membawa negeri mencapai tujuan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah 100 orang pemuda yang hadir untuk mengikuti pelatihan kegiatan Bela Negara adalah peserta yang lolos melalui mekanisme seleksi Computer Asisted Test (CAT),  dengan komposisi 76 orang berasal dari perwakilan dispora provinsi dan 24 orang merupakan perwakilan dari organisasi kemahasiswaan. Dalam laporan kegiatan Edi Nurinda, Asisten Deputi Wawasan menyampaikan bahwa sebanyak 809 orang pemuda antusias mendaftar Dimana hanya 100 orang peserta yang berhasil lulus.

Pelaksanaan Kegiatan PKPBN akan dilaksanakan mulai Senin tanggal 13 Mei 2024 hingga Selasa 21 Mei 2024 di dua lokasi berbeda. yaitu pelaksanaan kegiatan berupa aktivitas fisik dengan memberikan materi-materi yang berkaitan dengan bela negara dilaksanakan di Hotel Mercure Ancol Jakarta dan Kegiatan fisik yang akan dilaksanakan di Rumpin Bogor. dan setelahnya seluruh peserta akan menjalani kegiatan Bakti Pemuda Nusantara.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT