News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta Berebut Gelar Juara Umum Kejurnas Renang FAI 2023

Sebanyak tiga daerah, yakni Jawa Timur, Jawa Barat Dan DKI Jakarta berebut gelar juara umum pada Kejurnas Renang bertajuk Festival Akuatik Indonesia 2023 kolaborasi Bank BTN - PTPN di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno Jakarta.
Selasa, 13 Juni 2023 - 10:30 WIB
Izzy Dwifaiva - Jatim
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Sebanyak tiga daerah, yakni Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta berebut gelar juara umum pada Kejurnas Renang bertajuk Festival Akuatik Indonesia 2023 kolaborasi Bank BTN - PTPN di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno Jakarta.

Memasuki hari ketiga pada Senin 12 Juni 2023, tiga daerah tersebut mampu mengoleksi dua digit perolehan medali emas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jatim di peringkat pertama dengan koleksi 48 emas, 20 perak dan 16 perunggu. Peringkat kedua ada Jawa Barat dengan 19 emas, 21 perak dan 20 perunggu serta ketiga DKI Jakarta dengan 17 emas, 32 perak dan 26 perunggu.

Pada hari keempat, ketiganya masih bersaing meraih medali sebanyak-banyaknya.

tvonenews

Selain itu meraih medali, setiap daerah juga berlomba-lomba menembus limit waktu untuk bisa berlaga di PON 2024.

"Target kita memang mengincar gelar juara umum. Saat ini Jatim sudah memimpin klasemen, dan di hari terakhir akan kita manfaatkan sebaik-baiknya," ujar Pelatih Jawa Timur, Choirul Umam.

Jatim tidak hanya sukses mengoleksi medali, namun para atletnya juga mampu memecahkan rekor nasional.

Putra Jatim, Mochamad Akbar Putra Taufik yang memecahkan rekornas Grup 2 (14-15 tahun) di nomor 1500 meter gaya bebas putra dengan catatan 16:10.52 detik.

Rekornas lama milik Ernest Fabian Wijaya dengan catatan 16:18.70 detik yang tercipta, Desember 2018 terpecahkan.

Sebelumnya Akbar juga memecahkan rekornas Grup 2 di nomor 400 & 800 meter gaya bebas putra.

Tidak hanya Akbar, perenang jarak jauh andalan Jawa Timur, Izzy Dwifaiva Hefrisyanthi berhasil memecahkan rekornas Grup 1 (16-18 tahun) nomor 1.500 meter gaya bebas putri dengan catatan 17:18.74 detik. Rekor lama sebelumnya dipegang Azzahra Permatahani 17:25.04 detik.

Di hari ketiga, selain Jatim rekornas juga dipecahkan atlet DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Perenang DKI Jakarta, Adelia Cantika berhasil memecahkan rekornas Kelompok Umur 3 (12-13 tahun) di nomor 50 meter gaya bebas putri dengan catatan 27,55 detik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekor lama milik Laila Siti Aminah dengan catatan 27.69 detik yang tercipta di Jakarta pada 2014 lalu.

Perenang andalan Jawa Barat, Kaisar Hansel Putra Fransiskus berhasil memecahkan rekornas Grup 2 (14-15 tahun) di nomor 50 meter gaya bebas putra dengan catatan 24.30 detik. Rekornas lama milik Ibrahim Faqih 24.40 detik yang tercipta pada tahun 2022. (*)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT