News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Buat Tubuh Terkejut Jika Mendadak Berubah Kebiasaan Olahraga di Bulan Ramadhan

Beberapa latihan olahraga pun membutuhkan pembatasan saat Ramadhan. Sebut saja mengurangi kardiovaskular intensitas tinggi menjadi 2-3 kali seminggu. 
Rabu, 15 Maret 2023 - 11:43 WIB
Ilustrasi olahraga
Sumber :
  • Pixabay/Shafuan Mohd

tvOnenews.com - Bulan Ramadhan tidak menjadi halangan bagi orang untuk berolahraga. Namun dengan kondisi tubuh yang kekurangan asupan seperti biasa, tentu butuh beberapa perhatian khusus. 

Beberapa latihan olahraga pun membutuhkan pembatasan, sebut saja intensitas 2-3 kali seminggu untuk kardiovaskular intensitas tinggi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, olahraga ringan bisa dilakukan pada siang hari, seperti berjalan-jalan. 

Dilansir dari laman Arab News, trainer Daniel Wells menyarankan untuk tetap mengkonsumsi protein ketika berbuka puasa. Dengan menjaga asupan saat berbuka dan tetap berolahraga ringan, maka massa otot masih bisa terjaga meski tidak sebaik di bulan lainnya. 

tvonenews

"Dengan berjalan-jalan, jantung akan memompa lebih banyak darah dan oksigen ke organ tubuh termasuk ke orak. Jalan kaki tidak membutuhkan banyak usaha dan kekuatan sehingga bisa dilakukan saat berpuasa," kata Daniel. 

Di sisi lain, olahraga yang membentuk massa otot pun tetap bisa dilakukan meski dengan perhatian khusus. Daniel menyebut individu harus bisa mengetahui batasan ketika berolahraga.

"Jika sudah merasa pusing saat berolahraga, maka istirahat dan pulihkan diri. Jika terus merasa sakit maka jangan memaksakan diri," lanjut Daniel. 

Ubah Pola Olahraga Sejak Sebelum Bulan Ramadhan 

Untuk sesi latihan berat, disarankan untuk melakukannya ketika sebelum sahur. Hal ini guna pembakaran lemak kaan terjadi setelah pagi hari. 

"Namun dibutuhkan adaptasi sebelum bulan puasa, jika tiba-tiba melakukannya saat mulai puasa, tubuh akan merasa terkejut yang membuat ketahanan tubuh akan lebih buruk setelah berolahraga," kata Daniel.

Konsistensi sejak sebelum Ramadhan bisa membuat tubuh lebih nyaman untuk berolahraga ketika puasa. Tentu ketika awal puasa akan sulit karena tubuh belum terbiasa.

"Sangat penting untuk menyesuaikan jadwal baru dan mempertahankannya. Ramadhan bukanlah diet, melainkan tetap menjaga tubuh tetap sehat," kata Daniel. 

Tak lupa Daniel mengingatkan untuk tetap menikmati berpuasa. Dasar dari orang berpuasa adalah menahan hawa nafsu, sehingga olahraga yang direkomendasi adalah yoga dan pilates. 

"Lakukan yoga dan pilates, Ramadhan bisa dimanfaatkan untuk menyeimbangkan pikiran dan tubuh," kata Daniel. 

(hfp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT