News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejuaraan Dunia Balap Perahu Motor Digelar di Danau Toba, Apa Itu F1H2O?

Kejuaraan Dunia Balap Perahu Motor Cepat (F1H2O) mulai dilaksanakan hari ini, Jumat (24/2/2023) di perairan Danau Toba, Kota Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Ada 10 tim dari berbagai negara di dunia mengikuti ajang ini.
Jumat, 24 Februari 2023 - 10:28 WIB
Perahu motor cepat yang digunakan pembalap F1 Powerboat
Sumber :
  • Tim TvOne/Istimewa

Toba, tvOnenews.comKejuaraan Dunia Balap Perahu Motor Cepat (F1H2O) mulai dilaksanakan hari ini, Jumat (24/2/2023) di perairan Danau Toba, Kota Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Ada 10 tim dari berbagai negara di dunia mengikuti ajang ini.

Melansir laman resmi F1H2O, ajang ini merupakan Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1. Kejuaraan Dunia Union Internationale Motonautique (UIM) F1H2O adalah seri internasional terkemuka di dunia dari balap perahu motor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlombaan ini digelar oleh UIM dan dipromosikan oleh H2O Racing. Hal tersebut yang menjadi alasan mengapa nama dari perlombaan ini menggunakan H2O.
F1H2O merupakan ajang olahraga yang menantang, penuh risiko, dan menghibur. 

Sebagai tingkat tertinggi di kelasnya, F1H2O akan menyuguhkan balap motor air dengan kecepatan tinggi. Rata-rata, motor air yang digunakan pembalap dalam F1H2O memiliki kecepatan 200-240 kilometer per jam.

Sejarahnya, F1H2O awalnya diadakan pada 1984. F1H2O merupakan olahraga bergaya grand prix. Dulunya F1H2O dikenal sebagai Kejuaraan Dunia dari FONDA World Grand Prix Series.

Tercatat hingga kini, F1H2O telah digelar di 39 negara. Dalam perjalanannya, banyak kisah menarik yang terukir. Seperti pada tahun 1970-1980 terjadi persaingan ketat antara tim OMC dan Mercury sebagai dua kandidat terkuat dalam F1H2O.

Waktu itu, kedua tim raksasa menampilkan motor air yang sangat cepat. OMC dengan V8 3,5 liter yang kemudian dikenal sebagai OZ dan Mercury memiliki ON dengan mesin berkekuatan 2.0.

Hingga perselisihan terjadi dan membuat Union Internationale Motonautique (UIM) pada tahun 1981 harus menetapkan kelas OZ sebagai standar kelas yang harus digunakan para atlet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pada 1984, tipe OZ tidak berjalan mulus. Banyak atlet yang menjadi korban. Hingga 1986 menjadi langkah terakhir jenis kelas tersebut. Hal itu berimbas pada dua tahun kemudian yang tidak ada pergelaran F1H2O.

Hingga pada 1990, F1H2O kembali digelar. Sejak saat itu, motor air yang digunakan memiliki mesin 2.0 liter Mercury. Namun tak berselang lama, mesin Mercury 2,5 liter hadir pada tahun 2000 yang sampai saat ini masih terus digunakan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT