News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berbuat Dosa Sebelum Beragama Islam, Apakah Dihapuskan Ketika Menjadi Mualaf? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza

Berbuat Dosa Sebelum Beragama Islam, Apakah Dihapuskan Ketika Menjadi Mualaf? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 14:40 WIB
Ustaz Syafiq Riza Basalamah Saat Berdakwah
Sumber :
  • Istimewa/Tangkapan Layar dari Kanal YouTube VF_M official

Jakarta - Mualaf dalam ensiklopedia hukum Islam adalah orang yang hatinya dibujuk dan dijinakkan. Di mana artinya yang lebih luas adalah orang yang dijinakkan atau dicondongkan hatinya dengan perbuatan baik dan kecintaan kepada Islam, yang ditujukkan melalui ucapan dua kalimat syhahadat. 

Namun dalam hal ini, banyak pertanyaan orang-orang yang memepertanyakan tentang bila ada orang yang belum beragama Islam, tetapi berbuat dosa dan menjadi mualaf, apakah dosanya dihapus? 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan dalam dakwahnya, bahwa seorang yang dahulunya belum memeluk agama Islam dan dahulunya kehidupan orang itu membuat dosa. Namun, ketika masuk agama Islam, apakah orang itu tetap dihukum dari dosa-dosanya yang lalu?

"Amar bin Ash, ketika dia ingin masuk Islam dan dia ingin masuk Islam tetapi dengan syarat. Amar bin Ash mengatakan, Rasulullah aku mau masuk Islam, tetapi aku ada syaratnya. Lalu kata nabi saw, apa syaratnya? kata Amar bin Ash, Allah menghapuskan  dosa-dosaku yang lalu," jelas ustaz Syafiq Riza Basalamah seperti yang dikutip dari VF_M official, Sabtu (15/10/2022). 

Sambungnya menjelaskan, karena Amar bin Ash mengetahui dosanya telah banyak, sebab Amar dahulunya pernah menindas umat Islam. Bahkan, Amar mengetahui betapa berdosanya perbuatannya ketika dirinya berangkat ke Abbasiyah. 

"Kemudian, ketika dia di sana, dia mencoba untuk mengajak Raja abbasiyah mengusir umat Isalm. Jadi, di situ merasa ada peran-peran yang sangat berdosa sekali di dirinya. Makanya, Amar bin Ash membuat syarat, apabila dia masuk Islam dia meminta Allah menghapus dosa-dosanya, sebab kalau dosanya tidak diampuni maka dia mengetahui dirinya diazab," ujar ustaz Syafiq Riza Basalamah. 

Maka nabi saw, ia katakan, pada saat itu berkata kepada Amar bin Ash, bahwa taubat itu adalah untuk menghapuskan dosa yang lalu dan masuk agama Islam itu, menghapuskan dosa yang dahulu-dahulu. 

"Maka buat seorang mualaf yang dia benar Islamnya, dia bertaubat kepada Allah, maka semua dosanya akan dihapuskan," katanya. 

Seperti yang dilihat para sahabat nabi saw, ia katakan, bahwa  kebanyakan dahulunya adalah orang-orang yang belum memeluk agama Islam atau kafir. 

"Bagaimana Abu Bakar Sidiq, bagaimana Umar bin Khatab, bagaimana Usma bin Afan, bagaimana Ali bin Abi Thalib, itu semua orang dijamin masuk surga dan mereka itu sebelumnya non muslim. Dan boleh jadi seorang mualaf itu, dapat lebih baik daripada yang lahir dari Islam. Berapa banyak sahabat yang lahir dari Islam, tetapi tidak bisa menandingi Abu bakar. Karena apa? karena perjuangan," jelas ustaz Syafiq Riza Basalamah. 

Makanya, ustaz Syafiq Riza Basalamah mengingatkan bagi kaum non muslim yang mengaku telat masuk Islam, ia ingatkan, jangan khawatir. 

"Maka kalau engkau sudah tau telat dan baru berusia 30 masuk Islam. Jangan pernah berputus asah, karena Allah itu maha pengasi dan maha penyayang," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping itu, untuk diketahui soal mualaf, yakni bahwa muallaf merupakan mereka yang telah melafalkan kalimat syahadat dan termasuk golongan Muslim yang perlu diberikan bimbingan dan perhatian oleh golongan yang lebih memahami Islam.

Setelah mengucapkan kalimat syahadat, asumsi yang muncul adalah individu akan mulai mendalami Islam. Dalam proses mendalami tersebut, Tan&Shim (2009) menyatakan muallaf akan menemui beberapa tahap yang memerlukan ilmu, dorongan, kesabaran, sokongan, nasehat, dan motivasi berkelanjutan untuk menghadapi setiap tahapan, sehingga pada akhirnya mereka dapat mencapai tahap ketenangan dalammenjalani agama. (Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT