News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan dari Olla Romlan terkait hukum suami istri hubungan intim atau bercumbu di malam Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.
Jumat, 20 Maret 2026 - 03:26 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam suatu ceramah online, Ustaz Abdul Somad (UAS) membahas seputar bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Di momen tersebut, UAS menghadirkan para jemaah baik dari publik figur maupun kalangan masyarakat. Saat sesi tanya jawab, pendakwah itu mendapat pertanyaan dari artis Olla Ramlan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, UAS ditanya tentang hukum suami istri berhubungan intim di malam Idul Fitri hingga 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Momen ini diunggah melalui kanal YouTube Dakwah Erliansyah.

"Saya mau bertanya ustaz, tapi sensitif sedikit sih. Sebenarnya saya malu, tapi gapapa ya harus tanya hal ini. Ustaz begini, jika kita di malam terakhir Ramadhan itu memang kita harus isi dengan shalat, dzikir. Nah misalnya kita berhubungan suami istri, hukumnya gimana ustaz? Apakah masih boleh?," tanya Olla Ramlan dikutip tvOnenews.com, Jumat (20/3/2026).

Olla Ramlan mengaku selalu kepikiran pertanyaan tentang hukum suami istri hubungan intim di malam takbiran atau malam Idul Fitri. Ia juga menginginkan adanya penjelasan hal ini untuk memperdalam ilmu agama.

Hukum Hubungan Suami Istri di Malam Idul Fitri

Ilustrasi hubungan intim
Ilustrasi hubungan intim
Sumber :
  • Istimewa

UAS pertama-tama menjelaskan tentang malam Idul Fitri. Malam ini merupakan momentum istimewa hingga dinantikan oleh umat Islam.

Saat Lebaran, tentu umat Islam melakukan berbagai perayaan sebagai tanda berhasil memenangkan spiritual. Mereka bahagia telah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

Beberapa perayaan yang selalu menjadi tradisi, antara lain mudik, saling bermaafan, silaturahmi, ziarah ke makam orang yang sudah meninggal dunia, hingga liburan bersama keluarga.

Namun sebagian yang sudah berstatus sebagai suami istri, mereka yang sudah tidak tahan menahan hawa nafsu memilih untuk saling bercumbu. Hal ini mengingat malam Idul Fitri sebagai tanda bulan Ramadhan telah berakhir.

UAS memahami pertanyaan dari Olla Ramlan. Sebab, sebagian pasangan suami istri menganggap hukum hubungan intim di malam Idul Fitri tidak menyebabkan dosa, ada juga yang berasumsi aktivitas tersebut halal karena dinilai hukumnya sah.

UAS pun menjawab hukum hubungan suami istri di momentum Lebaran dan malam-malam terakhir bulan Ramadhan. Ia mengambil penjelasannya dari dalil Al-Quran yang menjelaskan tentang Bulan Suci Ramadhan.

Dalam dalil Al-Quran dari Surat Al-Baqarah Ayat 187, menjelaskan tentang hubungan suami istri di malam bulan Ramadhan, Allah SWT berfirman:

اُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ اِلٰى نِسَاۤىِٕكُمْ ۗ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَاَنْتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ اللّٰهُ اَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُوْنَ اَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۚ فَالْـٰٔنَ بَاشِرُوْهُنَّ وَابْتَغُوْا مَا كَتَبَ اللّٰهُ لَكُمْ

Artinya: "Dihalalkan bagi suami pada malam-malam puasa untuk bercampur dengan istrimu. Sebab, mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu sulit menahan (syahwat) dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobamu dan memaafkan kamu. Maka dari itu, sekarang campurilah  mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu." (QS. Al-Baqarah, 2:187)

Dalam tafsir ayat ini, Allah SWT mengarahkan bahwa hubungan intim bagi suami istri bersifat halal jika dilakukan di malam-malam bulan suci. Ketentuan ini berlaku sampai shalat Isya atau tidur.

Sementara Allah SWT mengharamkan suami istri untuk saling bercumbu setelah bangun tidur. Melalui ayat tersebut, tentu hal ini menimbulkan pertanyaan terkait hubungan intim di malam takbiran hingga malam Idul Fitri.

UAS mengambil perbandingan ibadah puasa dilakukan orang zaman dulu. Kebetulan Islam merupakan agama yang terakhir sehingga mereka berpuasa tanpa berstatus agama Islam.

Namun, kata UAS, ibadah puasa orang zaman dulu begitu berat sebelum datangnya agama Islam. Artinya, mereka harus menahan syahwat sampai bulan puasa benar-benar berakhir.

UAS menambahkan, setelah agama Islam datang, tentu ada kemudahan bagi suami istri untuk berjima selama bulan Ramadhan, apalagi setelah memasuki 1 Syawal.

"Saat agama Islam datang, maka puasa yang turun pada syariat Nabi Muhammad SAW, itu diperbolehkan," kata UAS.

Dengan adanya ayat tersebut, UAS menjelaskan, agama Islam memberikan keistimewaan bagi pasangan suami istri. Mereka mendapat kemudahan untuk berjima, baik sejak awal Ramadhan, malam Lailatul Qadar, maupun malam Idul Fitri.

Ia memaparkan, di balik kemudahan tersebut ada ketentuan yang harus dilakukan pasangan suami istri. Bagi mereka yang tidak mandi junub dan berbekal air wudhu sebelum tidur, tentu mendapat kemudahan membaca dzikir dan amalan lainnya.

Walau begitu, suami istri yang tidak mandi junub tetap dalam kondisi hadas besar. Hal ini membuat mereka dilarang tadarus maupun tilawah Al-Quran.

"Kalau berdzikir tetap boleh, kalau membaca sholawat itu tetap boleh," terangnya.

Untuk menghindari hal tidak diinginkan, UAS lebih menyarankan suami istri mandi wajib. Kegiatan itu sebagai ritual bersuci untuk menghilangkan hadas besar.

"Kalau yang paling afdhol, ya dia harus mandi. Kalau dia tidak mandi, maka dia berpikir (kondisi masih dalam keadaan hadas besar)," tegasnya.

Pendakwah asal Sumatera itu mengarahkan sebaiknya hubungan suami istri ditahan lebih dulu. Pasalnya Idul Fitri merupakan hari istimewa sehingga harus dimanfaatkan dengan amalan dan ibadah lainnya.

Apabila bercumbu sedari malam takbiran maupun 10 malam terakhir Ramadhan, UAS menyarankan agar pasangan suami istri itikaf. Kegiatan ini tentu mengandung keistimewaan untuk mencari Lailatul Qadar.

Jika tetap bersikeras berhubungan intim, UAS kembali mengingatkan ada dosa besar bagi yang bercampur badan saat melakukan itikaf, apalagi terjadi di tempat ibadah seperti masjid, musholah, dan sebagainya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT