News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Istri Hubungan Intim di Malam Takbiran Jelang Idul Fitri, Bagaimana Hukumnya? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Saat ditanya Olla Ramlan, Ustaz Abdul Somad (UAS) bongkar hukum suami istri hubungan intim saat malam takbiran atau waktu itikaf sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:45 WIB
Ilustrasi hubungan intim suami istri
Sumber :
  • iStockPhoto

Jakarta, tvOnenews.com - Malam takbiran merupakan momen istimewa bagi umat Islam. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, umat Islam merayakan keberhasilan ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan.

Di tengah suasana penuh kegembiraan menyambut Idul Fitri, tak sedikit suami istri sulit menahan hawa nafsunya. Di malam takbiran, banyak yang melakukan hubungan intim demi menumpahkan syahwat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam suatu ceramah, Ustaz Abdul Somad ditanya oleh artis Olla Ramlan mengenai hukum suami istri hubungan intim di malam takbiran menjelang Idul Fitri.

"Saya mau bertanya ustaz tapi agak sensitif. Malu sebenarnya, tapi enggak apa-apa harus bertanya. Jadi gini ustaz, kalau kita di malam-malam terakhir Ramadhan itu memang kita harus isi dengan shalat, dzikir. Nah, kalau misalnya kita berhubungan suami istri gimana ustaz? Masih boleh nggak ya?," tanya Olla Ramlan dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Dakwah Erliansyah, Sabtu (14/3/2026).

Olla Ramlan menjelaskan, pertanyaan ini selalu muncul dalam benaknya. Apabila hubungan suami istri di malam takbiran dan malam 10 terakhir Ramadhan, tentu dikhawatirkan akan menimbulkan dosa.

Olla pun bertanya terkait hukum tersebut. Pasalnya, ada yang menyarankan sebaiknya suami istri menahan syahwat setelah Idul Fitri, ada juga menganggap hubungan suami istri boleh menjelang Lebaran.

Hukum Suami Istri Hubungan Instim di Malam Takbiran Jelang Idul Fitri Versi Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad (UAS)
Ustaz Abdul Somad (UAS)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official

Ustaz Abdul Somad mulanya menjelaskan, hubungan suami istri di malam takbiran tentu masih berada di malam bulan Ramadhan. Hal ini mengingat waktu tersebut belum memasuki momen Idul Fitri.

UAS sapaan akrabnya, menyampaikan, dalil Al-Quran mengenai hubungan intim di bulan Ramadhan terletak di Surat Al-Baqarah Ayat 187. Begini redaksinya, Allah SWT berfirman:

اُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ اِلٰى نِسَاۤىِٕكُمْ ۗ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَاَنْتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ اللّٰهُ اَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُوْنَ اَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۚ فَالْـٰٔنَ بَاشِرُوْهُنَّ وَابْتَغُوْا مَا كَتَبَ اللّٰهُ لَكُمْ

Artinya: "Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka, sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu." (QS. Al-Baqarah, 2:187)

UAS menuturkan tafsir ayat tersebut. Ia membandingkan bahwa, ibadah puasa orang zaman dahulu sebelum datangnya agama Islam dinilai sangat berat.

Melalui tafsir ayat ini, ibadah puasa orang-orang terdahulu membuat mereka harus benar-benar menahan syahwatnya. Artinya, mereka mendapat ujian berat untuk berjima selama bulan Ramadhan.

"Ketika datang agama Islam, maka puasa yang turun pada syariat Nabi Muhammad SAW dibolehkan," ungkap UAS.

Ia menambahkan, keistimewaan setelah datangnya agama Islam. Suami istri dipermudahkan untuk saling bercampur atau berjima, baik di malam takbiran maupun di waktu itikaf mencari malam Lailatul Qadar.

Lantas, bagaimana suami istri yang tidak mandi junub setelah hubungan intim di tengah waktu itikaf maupun malam takbiran?

Ia memaparkan, orang yang tidak mandi dan hanya bekal mengambil air wudhu sebelum tidur diperbolehkan menggetarkan dzikir. Namun kondisi tersebut tetap membuat suami istri dalam keadaan hadas besar.

"Dalam keadaan hadas besar hanya tidak boleh baca Quran. Kalau berdzikir tetap boleh, bersholawat tetap boleh," jelasnya.

Hanya saja, kata dia, sebaiknya suami istri langsung mandi besar. Hal ini guna menjaga kesucian untuk hari esoknya.

"Yang paling afdhol, dia mandi. Kalau dia tidak mandi, maka dia berpikir (masih tidak suci)," terangnya.

Itikaf dan Perbanyak Amal Ibadah Disarankan

Lebih lanjut, UAS menyampaikan bahwa, suami istri sebaiknya menahan syahwatnya. Menurutnya, itikaf lebih penting ketimbang hubungan intim.

Ia menjelaskan keistimewaan dari itikaf. Akvitias ini merupakan salah satu cara untuk semakin memperbanyak amalan dan ibadah di malam terakhir Ramadhan.

Dalam hal ini, UAS menyarankan sebaiknya suami istri berjimah setelah Ramadhan usai. Adapun dalil tentang itikaf telah diterangkan dalam bagian Surat Al-Baqarah Ayat 187.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

UAS mengingatkan, dalam ayat tersebut, orang yang nekat berhubungan intim saat melaksanakan itikad di masjid, maka akan mendapatkan dosa besar. Hal tersebut sudah menjadi larangan dari Allah SWT.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT