Berburu Malam Lailatul Qadar, Berikut 3 Amalan Utama yang Dianjurkan
- dok.ilustrasi pixabay
Jakarta, tvonenews.com- Mengingat hari ini sudah masuk puasa atau ramadhan ke-19, umat muslim mulai berburu malam lailatul qadar.
Malam lailatul qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.

- istockphoto
Keistimewaannya, disampaikan dalam Al-Qur’an, malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan (QS. Al-Qadr: 3).
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣
lailatul-qadri khairum min alfi syahr
Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan.
Sehingga amalan utama yang umum dipahami saat berburu malam Lailatul Qadar dengan melakukan shalat malam ataupun I'tikaf di Masjid.
Dijelaskan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari, no. 1901)
Ibnu Hajar Al-‘Asqalani rahimahullah mengatakan bahwa yang dimaksud ‘iimaanan’ (karena iman) adalah membenarkan janji Allah yaitu pahala yang diberikan (bagi orang yang menghidupkan malam tersebut). Sedangkan ‘ihtisaaban’ bermakna mengharap pahala (dari sisi Allah), bukan karena mengharap lainnya yaitu contohnya berbuat riya’. (Lihat Fath Al-Baari, 4:251)
Berikut 3 amalan utama malam Lailatul Qadar

- dok.ilustrasi pixabay
1. Perbanyak Doa
Amalan pertama ada perbanyak doa, khususnya Doa yang Diajarkan Rasulullah, salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar adalah:
"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni."
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku. (HR. Tirmidzi)
2. Itikaf
Kemudian ada shalat malam, yang dianjurkan umat muslim bisa itikaf. Ini amalan utama di malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari & Muslim).
Load more