Selebgram Cut Rizki Protes Sahur Ganggu Jam Tidur, Padahal ini Keutamannya Kata Ustaz Adi Hidayat
- Freepik
“Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan.”
Menurut Ustaz Adi, keberkahan sahur dapat dilihat dari dua sisi.
Pertama, secara fisik, sahur membantu tubuh tetap kuat menahan lapar dan haus sepanjang hari, karena energi yang dihasilkan dari makanan menjelang fajar akan bertahan lebih lama dibandingkan makan di malam hari.
Kedua, dari sisi spiritual, keberkahan sahur akan terasa ketika niatnya dilakukan untuk mengikuti sunnah Rasulullah dan mendekatkan diri kepada Allah.
Sahur menjadi momentum untuk memperbanyak doa, zikir, dan istigfar sebelum masuk waktu Subuh.
“Keberkahan itu bermakna bertambahnya kebaikan dan konsistensi dalam kebaikan itu sendiri. Jadi orang yang sahur bukan hanya dapat tenaga, tapi juga semangat ibadah yang lebih konsisten sepanjang hari,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Lebih lanjut, Ustaz Adi juga mengingatkan bahwa sahur memiliki nilai lebih dibandingkan sekadar makan malam.
Orang yang makan sahur akan lebih siap secara fisik dan mental untuk menjalani ibadah puasa dengan penuh kekuatan dan ketenangan hati.
Bahkan dalam sejarah Islam, banyak peristiwa besar terjadi saat umat Muslim sedang berpuasa, salah satunya Perang Badar yang berlangsung di bulan Ramadhan.
“Sahur melahirkan energi yang luar biasa, bukan hanya untuk fisik, tapi juga spiritual. Bahkan kemerdekaan Indonesia pun dideklarasikan pada bulan Ramadhan. Ini menunjukkan kekuatan ibadah sahur sebagai bagian dari keberkahan Ramadhan,” tutur Ustaz Adi.
Sebagai penutup dalam tausiyahnya, Ustaz Adi Hidayat mengajak umat Muslim untuk memperbaiki niat dan cara sahur mereka.
Ia mengingatkan agar tidak hanya memaknai sahur sebagai rutinitas makan menjelang puasa, tapi juga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah dan memperbanyak amalan baik.
“Niatkan sahur karena ingin mengikuti sunnah Nabi. Jangan lupa berdoa agar Allah memberi kekuatan menjalankan puasa dengan semangat ibadah, bukan sekadar menahan lapar dan haus,” ujarnya. (adk)
Load more