News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Minta Macam-Macam Gaya saat Berhubungan Intim, Haruskah Dituruti? Ketahui Batasannya Menurut Syariat Islam

Suami minta macam-macam gaya saat berhubungan intim, haruskah dituruti atau ditolak? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini untuk mengetahui batasannya.
Kamis, 12 Februari 2026 - 04:26 WIB
Ilustrasi Pasangan Suami Istri (pasutri)
Sumber :
  • pixabay

tvOnenews.com - Hubungan suami istri dalam Islam bukan sekadar pemenuhan biologis, tetapi juga bagian dari ibadah yang sarat dengan adab, etika, dan tanggung jawab moral. 

Namun, di tengah kehidupan rumah tangga, tak jarang muncul kegelisahan, khususnya di kalangan istri, ketika suami meminta berbagai macam gaya atau cara berhubungan intim

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaannya kemudian, apakah semua permintaan itu wajib dituruti? Ataukah ada batasan yang jelas dalam syariat?

Islam sebagai agama yang sempurna tidak menutup pembahasan soal hubungan intim, tetapi mengaturnya agar tetap berada dalam koridor halal, terhormat, dan membawa ketenangan bagi kedua belah pihak. 

Dalam hal ini, Buya Yahya memberikan penjelasan yang sangat gamblang tentang batasan-batasan hubungan suami istri.

Ilustrasi pasangan suami istri
Ilustrasi pasangan suami istri
Sumber :
  • Pexels/SHVETS production

Prinsip Dasar Hubungan Intim dalam Islam

Buya Yahya menjelaskan bahwa secara umum, hubungan intim antara suami dan istri diberi kelonggaran yang luas dalam Islam. Namun kebebasan itu tidak bersifat mutlak tanpa rambu.

“Ada kaidah sederhana, bahwa engkau sebagai seorang suami boleh berbuat apa pun dengan istrimu dalam hubungan suami istri, asalkan hindari dua hal,” ujar Buya Yahya, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Dua hal yang menjadi batas tegas tersebut adalah perkara yang jelas keharamannya.

“Yang pertama adalah, mohon maaf, berhubungan di lubang belakangnya seorang istri. Lubang belakang, lubang buang air besar itu haram dan tidak ada tawar-menawar di sini,” jelas Buya Yahya.

Kemudian larangan kedua adalah berhubungan intim melalui jalan depan ketika istri sedang haid.

“Yang kedua adalah, di jalur depan waktu wanita dalam keadaan haid. Lubang depan dalam keadaan haid, setelahnya Anda bebas,” lanjutnya.

Artinya, selama tidak melanggar dua larangan ini, secara hukum dasar hubungan suami istri adalah halal.

Permintaan “Macam-Macam”, Dari Mana Asalnya?

Meski halal secara hukum, Buya Yahya mengingatkan bahwa ada persoalan lain yang sering melatarbelakangi permintaan suami yang berlebihan atau “aneh-aneh”. 

Menurutnya, salah satu sumber utamanya adalah tontonan yang kotor.

“Yang menjadikan seorang pengen aneh-aneh itu apa sih? Mohon maaf, zamannya zaman rusak. Tontonan, film-film kotor,” ujarnya.

Buya Yahya menjelaskan bahwa tontonan haram tersebut merusak cara pandang seseorang terhadap pasangannya.

“Gara-gara film kotor yang dilihat, ingin dengan istrinya macam-macam, tidak akan menemukan kepuasan pada akhirnya,” tutur Buya Yahya.

Akibatnya, muncul perbandingan yang tidak sehat, hingga berujung pada ketidakpuasan terhadap pasangan sendiri.

Menghargai Perasaan Pasangan Adalah Kunci

Buya Yahya menegaskan bahwa hubungan intim bukan hanya soal halal dan haram, tetapi juga soal menjaga perasaan.

“Ada hal yang dalam hubungan suami istri kita harus menjaga perasaan pasangan. Yang tidak nyaman bagi dia, hendaknya kita hindari.”

Jika ada sesuatu yang membuat pasangan risih, tidak nyaman, atau terganggu, maka hal itu tidak pantas untuk dipaksakan.

“Yang dia tidak suka jangan dipaksakan,” tegas Buya Yahya.

Baik suami maupun istri diminta untuk saling introspeksi. 

Ketidaknyamanan pasangan bisa jadi bukan soal penolakan, melainkan isyarat bahwa ada hal yang perlu diperbaiki, seperti kebersihan diri, aroma badan, atau cara pendekatan.

Boleh Mengimbangi, Tapi Bukan Meniru yang Haram

Dalam Islam, pasangan dianjurkan saling mengimbangi dan membahagiakan satu sama lain. Namun Buya Yahya memberi garis tegas tentang batasnya.

“Selagi itu halal dan sebagainya, berusahalah engkau untuk mengimbangi pasanganmu di dalam urusan irama, seni dalam bercinta,” ujar Buya Yahya.

“Bukan mengimbangi suami yang sering nonton film kotor. Nonton film kotor adalah bahaya secara psikologi juga, secara akhlak tidak baik,” lanjutnya.

Menurut Buya Yahya, pornografi justru akan merusak rumah tangga karena menumbuhkan khayalan yang tidak realistis dan membuka pintu keharaman lain, bahkan zina.

Pentingnya Mukadimah dan Adab Bermesraan

Islam sangat menekankan adab dalam hubungan intim. Bahkan Rasulullah SAW tidak menyukai hubungan yang dilakukan tanpa pendahuluan.

“Nabi Muhammad pun marah kalau ada seorang suami mendatangi istrinya seperti binatang, tidak pakai mukadimah,” kata Buya Yahya.

Mukadimah yang dimaksud adalah sikap lembut, rayuan, perhatian, serta menjaga kebersihan dan penampilan.

“Kalimat yang indah, rayuan, aroma yang semerbak, wewangian, minyak wangi,” tambahnya.

Hal ini berlaku bagi suami dan istri. Keduanya memiliki tanggung jawab yang sama untuk tampil menyenangkan bagi pasangannya.

Kesimpulan: Halal, Tapi Tidak Semena-mena

Dari penjelasan Buya Yahya, dapat disimpulkan bahwa hubungan suami istri dalam Islam memang luas dan halal, selama tidak melanggar batas syariat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kebolehan itu tidak boleh dijadikan alasan untuk memaksa, menyakiti perasaan, atau menuntut hal-hal yang dipengaruhi oleh tontonan haram.

Menghargai pasangan, menjaga adab, menjauhi pornografi, serta membangun keintiman dengan cinta dan kelembutan adalah kunci keharmonisan rumah tangga. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Selidiki Dugaan Tindak Pidana Kasus PRT Terjun dari Lantai 4 Indekos di Jakarta Pusat

Polisi Selidiki Dugaan Tindak Pidana Kasus PRT Terjun dari Lantai 4 Indekos di Jakarta Pusat

Polisi tengah mendalami insiden dua orang pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D yang terjun dari lantai 4 sebuah indekos di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4/2026) malam.
Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Wamen Ekraf), Irene Umar menyampaikan apresiasi dan berharap agar Pagelaran Sabang Merauke yang digelar pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, dapat menggugah rasa cinta terhadap tanah air.
iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte akan menggelar Pagelaran Sabang Merauke dengan mengusung tema 'Hikayat Srikandi Nusantara' yang akan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat.
Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Langkah Persib Bandung dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026 sedikit tersendat. Menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ..
Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Komisi I DPR RI mendesak pemerintah segera menghidupkan kembali dukungan anggaran operasional wilayah di Maluku dan Maluku Utara.
Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara

Trending

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara
Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan amalan sederhana namun jadi kunci membuka pintu aliran rezeki di saat menjadi pengangguran dan sulit dapat kerja.
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Berkiprah di liga-liga top Eropa menjadi bukti nyata peningkatan kualitas pemain Timnas Indonesia. Berdasarkan taksiran Transfermarkt per April 2026, nilai ...
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho dicoret, berikut daftar 23 pemain Timnas Indonesia yang diprediksi akan dipanggil John Herdman ke pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2026.
Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT