Merinding! Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Suasana Alam Kubur yang Jarang Dibahas, Pesan Penting tentang Bekal Kematian
- Pexels/Kássia Melo
tvOnenews.com - Kematian adalah satu kepastian yang tak pernah bisa ditawar. Ia bisa datang kapan saja, di mana saja, tanpa pernah mengirimkan undangan.
Namun ironisnya, banyak manusia justru sibuk mempercantik kehidupan dunia, seolah waktu hidup akan berlangsung selamanya.
Pesan inilah yang kembali diingatkan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam sebuah kajian yang sarat makna.
Sebuah pengingat halus, namun menghunjam, tentang kehidupan setelah dunia, alam kubur, yang sering kali luput dari persiapan.

- Ilustrasi AI
Setiap Jiwa Pasti Akan Dijemput Maut
Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa tidak ada satu pun manusia yang bisa menghindar dari kematian.
Semua yang bernyawa pasti akan diwafatkan oleh Allah SWT, lalu berpindah dari kehidupan dunia menuju alam berikutnya.
"Setelah selesai urusan di dunia, maka akan Allah wafatkan. Setiap yang punya jiwa akan kedatangan maut," kata Ustaz Adi Hidayat.
Saat kematian tiba, seluruh urusan dunia akan terputus. Harta, jabatan, rumah, kendaraan, bahkan orang-orang tercinta, semuanya akan ditinggalkan.
Harta Dunia Tak Ikut Masuk ke Kubur
Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa kesadaran akan kematian seharusnya membuat manusia merenung: sudahkah bekal dipersiapkan untuk perjalanan pulang yang sebenarnya?
"Ketika Anda sadar akan meninggalkan dunia ini, maka Anda akan paham sudah punya bekal dan persiapan belum untuk pulang," kata Ustaz Adi Hidayat.
Bekal yang dimaksud bukanlah materi, melainkan ibadah dan amal shaleh yang akan menemani di alam kubur.

- freepik
Terang di Dunia, Gelap di Alam Kubur
Dalam penyampaiannya, Ustaz Adi Hidayat menggunakan perumpamaan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Manusia begitu peduli pada cahaya di rumahnya, tetapi sering lalai menyiapkan cahaya untuk kuburnya kelak.
Di dunia, saat listrik padam, seseorang bisa dengan mudah menghubungi petugas PLN. Namun hal itu tidak berlaku di alam kubur.
"Yang datang malaikat munkar bertanya 'Siapa Tuhanmu, siapa Nabimu, apa kitabmu'. Gelap, gelap dan gelap," ujar Ustaz Adi Hidayat.
Ketakutan Orang yang Tak Siap Menghadapi Kematian
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, rasa takut meninggalkan dunia sering kali muncul karena seseorang belum siap menghadapi kehidupan setelah mati.
Alam kubur sangat berbeda dengan dunia, dan cahaya dunia tidak bisa dibawa ke sana.
Karena itu, Ustaz Adi Hidayat mengajak setiap muslim untuk segera memperbaiki diri sebelum waktunya di dunia habis.
"Saya ajak Anda untuk berubah dan berpikir baik-baik, tak akan ada yang abadi. Besok pun belum tentu hidup," tutur Ustaz Adi Hidayat.
Dunia Bisa Didapat, Tapi Kubur Tak Bisa Dihindari
Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa Allah SWT bisa saja memberikan kenikmatan dunia kepada orang-orang yang hanya mengejar dunia semata. Namun setelah kematian, balasan yang menanti bisa sangat berat.
Orang yang hidupnya hanya berorientasi pada dunia, ketika urusan dunianya selesai, akan ditenggelamkan hingga kedalaman paling dalam di alam kubur.
Karena itu, agar kehidupan di alam kubur kelak menjadi lebih baik dibandingkan kehidupan dunia, manusia harus segera menyiapkan bekal amal shaleh. Sebab maut tidak pernah menunggu kesiapan siapa pun. (gwn)
Load more