News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?

Bagaimana ya hukumnya dalam Islam kalau naik Transportasi Umum (Transum) antara laki-laki dan perempuan berdesakan? simak penjelasannya
Rabu, 4 Februari 2026 - 22:02 WIB
Naik Transportasi Umum (Transum)
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta, tvOnenews.com- Transportasi umum atau Transum umum di Indonesia umum digunakan. Terlebih di Jakarta, karena salah satu kota yang padat dan sibuk di Indonesia. 

Penggunaan Transum saat ini meningkat, karena setiap tujuannya sudah mulai terhubung antara Kota, seperti Jabodetabek. Terhubung dengan Commuter Line atau KRL, Transjakarta, MRT dan LRT. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua Transum di atas tersedia di Jakarta yang membantu mobilitas masyarakat. Terlebih dijam sibuk membuat antara laki-laki dan perempuan bukan mahram berbaur menjadi satu tak terhindarkan.

Naik Transportasi Umum (Transum)
Naik Transportasi Umum (Transum)
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Lantas, bagaimana hukum laki-laki dan perempuan bukan mahram berdesakan dalam Transum?

Atas pertanyaan tersebut, berikut penjelasan dari Rahmat Nur Hidayat yang menyampaikan dari hasil kitab Syarhus Sunnah lil Muzani.

Dalam penjelasannya, dikatakan apabila laki-laki dan perempuan berdesakan atau bercampur menjadi satu dalam transportasi umum (Transum) tidak masalah. 

Namun, hal ini didasarkan dengan syarat, jika ada ruang terpisah antara laki-laki dan perempuan. Jika melihat Transum di Jakarta memang ada khusus gerbong atau wilayah perempuan.

Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?
Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube RNH Channel

Namun, bagaimana jika kondisinya dijam sibuk atau keadaan darurat? sehingga membuat antara laki-laki dan perempuan bercampur menjadi satu.

Ustaz Rahmat menyampaikan sulit untuk dilarang karena ruang publik. Sebaiknya hindari, artinya perempuan masuk ke wilayah khusus perempuan.

"(seharusnya) ada bagian untuk laki-laki dan wanita. Jadi tidak mengapa atau tidak papa. Karena kalau dituntut nggak ada laki-laki atau lawan jenis dalam satu kendaraan ini sampai kiamat yaitu susah ya," katanya dikutip dari YouTube RNH Channel, Rabu (4/2) menjelaskan dari syahri sunahil muzani karya syekh Muhammad Umar salim bazalamul hafidahullah (Syarhus Sunnah lil Muzani).

"Itu sebenarnya termasuk istilah tapi itu ikhtilat yang tidak bisa dihindari. Karena ini tempat umum karena nggak mungkin dilarang-larang," sambungnya.

Lebih lanjut, Ustaz Rahmat menyampaikan, penjelasan tersebut berdasarkan dari aktivitas sehari-hari. Seperti anak sekolah dari rumah menuju ke Sekolah menggunakan transportasi umum.

Dia pun menambahkan, bagi perempuan jika perjalanan jauh atau istilahnya Safar. Sebaiknya ditemani oleh mahramnya atau pasangan halalnya, yaitu suami.

"Karena ini bukan Safar perginya tadi bukan Safar. Jadi ini pertanyaannya hanya pergi dari rumah ke sekolah (sebagai contoh dari kitab tersebut)," jelasnya.

"Ke sekolah naik angkot ya wajar kan itu biasa. Jadi kalau safar itu kan jarak tempuh waktu yang lama bermasalah berarti walaupun terpisah tempatnya, kalau safar harus bersama mahramnya, atau suami, suami bukan mahram tapi boleh temani safar," pesan Ustaz Rahmat.(klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

wallahualam 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT