Tafsir Juz Amma: Surat Al-Fajr, Ustadz Dr. Firanda Andirja
- Freepik
- Kaum ‘Ad dihancurkan dengan angin yang sangat dahsyat selama tujuh malam delapan hari
- Kaum Tsamud dibinasakan meski mampu memahat gunung menjadi rumah
- Fir’aun ditenggelamkan meski memiliki kekuasaan dan pasukan besar
Pesan Allah jelas: kekuatan, teknologi, dan kekayaan tidak mampu menyelamatkan seseorang dari azab jika ia kufur dan sombong.
Kesalahan Pola Pikir Manusia tentang Kekayaan
Allah membantah anggapan bahwa:
- Kekayaan = kemuliaan
- Kemiskinan = kehinaan
Kemuliaan di sisi Allah bukan diukur dari harta, melainkan ketakwaan. Orang kafir dicela karena:
- Tidak memuliakan anak yatim
- Tidak peduli pada fakir miskin
- Rakus terhadap harta warisan
- Terlalu mencintai dunia
Penyesalan di Hari Kiamat
Pada hari kiamat, manusia akan menyesal atas amalnya. Bahkan orang beriman pun menyesal karena merasa kurang beramal saleh. Namun penyesalan itu sudah tidak bermanfaat.
Neraka Jahannam didatangkan, dan manusia baru menyadari bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara.
Penutup: Jiwa yang Tenang (An-Nafsul Muthmainnah)
Allah menutup Surat Al-Fajr dengan kabar gembira bagi orang beriman:
“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan rida dan diridai. Masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.”
Ini adalah panggilan mulia bagi jiwa yang:
- Tenang dengan iman
- Yakin pada janji Allah
- Tidak terikat berlebihan pada dunia
- Berserah diri kepada takdir Allah
Load more