Teks Khutbah Jumat Singkat Desember 2025: Dari Bencana Banjir dan Longsor, Hujan Rahmat atau Azab?
- Antara
Seperti kita ketahui bersama, belakangan ini banyak wilayah Indonesia dilanda bencana hidrometeorologi. Hal ini mengingat negara kita sudah masuk periode musim hujan.
Berdasarkan imbauan dari BMKG, musim hujan yang terjadi di Indonesia berpotensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan curah hujan ekstrem.
Dari bencana hidrometeorologi ini potensi merenggut banyak korban. Musibah yang terjadi saat ini sebagai pengingat penting bagi kita semua, bahwa ada ujian iman dan panggilan muhasabah.
Kejadian ini mendorong kita semakin sadar terhadap rahmat-Nya. Bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lumajang akibat letusan Gunung Semeru bukan hanya kejadian secara alamiah.
Saudara-saudara jemaah Jumat sekalian,
Kita mengacu dari bencana Sumatera. Kebanyakan salah satu yang memicu karena intensitas hujan tingggi selama berhari-hari.
Apabila kembali mengacu pada dalil Al-Quran, hujan sejatinya adalah rahmat dan berkah dari-Nya. Melalui Surat Qaf Ayat 9, Allah SWT berfirman:
وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً مُّبٰرَكًا فَاَنْۢبَتْنَا بِهٖ جَنّٰتٍ وَّحَبَّ الْحَصِيْدِۙ
Artinya: "Kami turunkan dari langit air yang diberkahi, lalu Kami tumbuhkan dengannya kebun-kebun dan biji-bijian yang dapat dipanen." (QS. Qaf, 50:9).
Dalam tafsir ayat ini sudah sangat jelas, tanpa hujan, daratan pastinya akan mengalami kekeringan. Bahkan manusia akan dilanda bencana kelaparan. Untuk itu, hujan bukanlah musuh, melainkan nikmat dari Allah SWT.
Ibadallah,
Kita perlu ingat, rahmat memanglah keberkahan. AAkan tetapi, rahmat bisa berubah menjadi peringatan dari Allah SWT kepada hamba-Nya, khususnya manusia agar tidak merusak lingkungan hingga berbuat maksiat.
Allah SWT sudah memperingatkan melalui Surat Ar-Rum Ayat 41:
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
Load more