Lazim Dilakukan saat Lebaran, Begini Pandangan Islam Soal Budaya Cium Tangan
- viva.co.id
Maka dari itu, tindakan cium tangan akhirnya diperbolehkan, asalkan dengan tujuan dan maksud yang benar sesuai dengan agama. Islam tidak memperbolehkan jika cium tangan akan menimbulkan rasa nafsu, kesombongan diri serta menjadi kepentingan duniawi yang sifatnya sangat dibenci oleh Allah SWT.
Para Imam serta ulama-ulama akhirnya memberikan syarat-syarat agar mencium tangan tetap dalam koridor yang diperbolehkan oleh agama Islam. Syaikh Al-AlBani rahimahullah menjelaskan di dalam Silsilah Ahadits Shahihah beberapa syarat dalam mencium tangan kepada seorang alim.
Berikut syarat dan batasan untuk mencium tangan seseorang yang dihormati dalam Islam.
1. Tidak Menjadikan Sunnah Lain Dilupakan
Tidak meninggalkan sunnah Rasulullah SAW lainnya. Sebagai contoh, seperti hanya bersalaman karena hanya bersalaman tanpa mencium tangan merupakan perintah Rasulullah SAW juga dalam memberikan suatu kehormatan.
2. Tidak Menjadi Suatu Hal Kebiasaan
Dengan tidak menjadikan si alim tersebut terbiasa menjulurkan tangannya kepada para murid dan tidak juga murid itu untuk mencari panggung. Dalam artian, hanya untuk cari muka dan mencuri hati dari seseorang yang dihormati saja, karena Nabi sekalipun sangat jarang tanganya mau dicium oleh para sahabatnya. Maka ini tidak bisa dijadikan sebuah perbuatan yang dilakukan terus menerus.
3. Tidak Menjadikan Seseorang Menjadi Sombong
Tidak membuat seseorang yang dihormati menjadi sombong dan angkuh karena merasa selalu disegani dan diagung-agungkan bahkan, menjadi enggan untuk menghormati orang lain lagi dan melihat dirinya lah yang paling hebat.
4. Tidak dilakukan dengan lawan jenis yang bukan muhrim.
Sangat dilarang bagi seorang laki-laki dan seorang perempuan yang belum memiliki hubungan halal untuk berdekatan, bersentuhan kulit, apalagi mencium tangan.
Aisyah (istri Rasulullah) berkata: “Demi Allah beliau (Rasulullah) sama sekali tidak pernah menyentuh tangan seorang wanita pun yang bukan mahram beliau.” (HR Muslim).
Akan tetapi semua ini tidak bisa disamakan dengan tindakan umat Islam dalam mencium tangan kedua orang tuanya atau istri kepada suaminya, karena dengan mencium tangan orang-orang tersebut didasari oleh rasa kasih sayang dan bentuk hormat terutama di saat kita hendak berpamitan atau sekedar meminta restu dan izin.
Load more