Teks Khutbah Jumat Tema Hari Sumpah Pemuda 2025 Singkat Padat: Kekuatan Seorang Pemuda Muslim
- Pexels/David McEachan
- Pexels/Eslam Mohammed Abdelmaksoud
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعِ
“Tidak akan bergeser kaki seorang hamba pada hari kiamat sebelum ia ditanya tentang empat hal:
عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ — Umurnya, untuk apa ia habiskan.
وَعَنْ شَبَابِهِ فِيمَا أَبْلَاهُ — Masa mudanya, untuk apa ia gunakan.
وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ — Hartanya, dari mana diperoleh dan ke mana dibelanjakan.
وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيهِ — Ilmunya, bagaimana ia mengamalkannya.” (HR. Tirmidzi)
Kaum muslimin sekalian, kebaikan umat akan terwujud jika para pemudanya baik. Karena itu, teladanilah para sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang sejak muda telah mengisi hidupnya dengan amal saleh dan perjuangan demi agama.
Hati-hatilah terhadap jebakan setan dan berbagai godaan dunia yang bisa menjerumuskan iman. Allah Ta’ala mengingatkan:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا خُذُوا حِذْرَكُمْ
“Wahai orang-orang yang beriman, berhati-hatilah kalian.” (QS. An-Nisa: 71)
Musuh-musuh Islam sangat paham bahwa kekuatan umat terletak pada para pemudanya. Karena itu, mereka berupaya dengan berbagai cara untuk melemahkan akidah, moral, dan prinsip hidup generasi muda. Maka kewajiban para pemuda adalah menjaga diri, memperkokoh keimanan, dan tidak memberi peluang bagi musuh-musuh Islam untuk merusak pikiran maupun aqidah.
Contohlah kisah para Pemuda Ashabul Kahfi yang Allah sebut dalam Al-Quran:
إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى
Load more