Kisah Nabi Yakub dan Kebijaksanaannya
- unsplash.com
Selang beberapa lama berpikir tentang arti dan makna dari mimpi itu terdengar suara yang muncul di kedua telinganya, “Wahai putra Ishak. Janganlah engkau merasa takut dan terkejut. Aku adalah Malaikat Jibril yang sudah diutus oleh Allah SWT untuk menyampaikan wahyu kepadamu, Yakub. Wahai Yakub, ketahuilah! Mulai saat ini Allah SWT sudah mengangkat dirimu sebagai seorang nabi dan rasul. Sebarkanlah setiap kebenaran kepada seluruh umat manusia supaya menyembah dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Allah akan mewariskan Baitul Maqdis, kehidupan bahagia, dan kerajaan yang sangat besar untuk dirimu dan keturunanmu.”
Rasa lelah yang ada pada diri Nabi Yakub A.S mulai menghilang setelah bermimpi memiliki kehidupan yang tentram dan damai dan menerima wahyu dari Allah. Tak hanya rasa lelah yang hilang, tetapi Nabi Yakub A.S seperti mendapatkan energi baru untuk melanjutkan perjalanan ke Irak. Tenaga yang seperti penuh kembali membuat Nabi Yakub A.S berjalan dengan cepat agar sampai ke tempat tujuan segera mungkin.
Kisah Nabi Yakub dan Nabi Yusuf
Nabi Yakub mempunyai banyak sekali anak dari sekian banyak istri - istrinya. Yusuf lahir dari rahim perempuan bernama Rahil atau Rachel. Setelah beberapa tahun pasca Yusuf lahir, Rachel melahirkan Benyamin dan meninggal dunia saat proses bersalin.
Nabi Yakub sangat menyayangi Yusuf dan Benyamin karena mereka berdua anak yang piatu sehingga memerlukan rasa cinta dan simpati yang besar. Selain itu Nabi Yakub juga mengetahui bahwa Yusuf kelak akan menjadi Nabi yang hebat.
Rasa sayang yang besar itulah yang akhirnya membuat saudara - saudara Yusuf kemudian merasa iri dan berupaya membunuhnya dengan melemparkannya ke dalam sumur di tengah gurun pasir. (afr)
Load more