News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Sakit Bisa Jadi Penghapus Dosa? Kata Ustaz Adi Hidayat Bisa Berkurang Asalkan...

Menjaga kesehatan sangat penting bagi manusia, sebab kesehatan merupakan nikmat berharga dari Allah. Benarkah penderitaan akibat sakit bisa menjadi penghapus dosa di sisi Allah?
Minggu, 6 Juli 2025 - 19:31 WIB
Ilustrasi sakit
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Menjaga kesehatan menjadi hal yang sangat penting bagi setiap manusia, sebab kesehatan merupakan nikmat berharga pemberian dari Allah.

Ketika tubuh mengalami sakit, pasti memerlukan biaya pengobatan yang tidak sedikit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ada sebagian orang yang meyakini bahwa ketika seseorang jatuh sakit, maka dosa-dosanya akan dihapuskan.

Lalu, benarkah penderitaan akibat sakit bisa menjadi penghapus dosa di sisi Allah?

Orang Sakit Dosanya Diampuni Allah

Dilansir tvOnenews.com dari tayang YouTube Adi Hidayat Official, Allah memberikan berbagai macam ujian kepada manusia agar mereka senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya, dan salah satu bentuk ujian itu adalah sakit.

Sakit dapat menjadi sebab seseorang memperoleh ampunan dari Allah SWT karena di saat itu, ia banyak berdoa dan memohon ampun.

“Betapa banyak orang sakit menyebut nama Allah terus mendekat, berdoa, karena itu ampunan diturunkan,” ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan YouTube miliknya.

Potret Ustaz Adi Hidayat
Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

 

Namun, jika seseorang yang sedang sakit tidak lagi mampu memohon ampun, maka perlu dilihat kembali kondisi ruhnya—apakah masih dalam keadaan sehat atau tidak.

Sebab, kesehatan tidak hanya terbatas pada jasmani, melainkan juga mencakup akal dan ruh.

“Bukan cuma ruh, mungkin fisik sehat, akal sehat, tapi ruhnya tidak sehat, ini masalah,” ujarnya.

Terdapat tiga aspek yang menjadi indikator seseorang dinyatakan benar-benar sehat, yaitu, tubuh bugar, akal waras, serta ruh yang bersih. 

Kesehatan ruh sangat berperan penting karena memengaruhi kejernihan akal dan ketahanan fisik.

“Seperti halnya fisik butuh makanan, akal butuh makanan, ruh juga butuh makanan. Karena ruh itu sumbernya dari Allah, hanya Allah yang tahu (makanannya). Allah yang siapkan menunya,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Sama halnya seperti tubuh dan pikiran, ruh juga memerlukan makanan agar tetap sehat. Namun, jenis makanannya berbeda.

Jika fisik dan akal bisa memperoleh asupan dari hal-hal umum yang tersedia untuk semua orang, baik orang yang beriman maupun tidak, seperti makanan dan ilmu pengetahuan. Maka ruh hanya bisa terisi dengan amalan ibadah.

Potret Ustaz Adi Hidayat
Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

 

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa akal menjadi cerdas karena diberi "makanan" berupa ilmu melalui proses belajar.

Tubuh tetap kuat karena memperoleh makanan fisik yang bisa dikonsumsi siapa saja, bahkan oleh mereka yang tidak beriman sekalipun.

“Tetapi (makanan) ruh ini tidak bisa dicari. Allah akan langsung hidangkan menunya, karena sumbernya langsung dari Allah,” tutur UAH.

Hal ini tertuang pada Al Quran Surat Al Isra ayat 85:

وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الرُّوْحِۗ قُلِ الرُّوْحُ مِنْ اَمْرِ رَبِّيْ وَمَآ اُوْتِيْتُمْ مِّنَ الْعِلْمِ اِلَّا قَلِيْلًا ۝٨٥

wa yas'alûnaka ‘anir-rûḫ, qulir-rûḫu min amri rabbî wa mâ ûtîtum minal-‘ilmi illâ qalîlâ

Artinya: “Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang roh. Katakanlah, ‘Roh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu tidak diberi pengetahuan kecuali hanya sedikit’,”

“Ruh itu dari Allah, karena itu menunya langsung Allah berikan,” kata UAH. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, ruh hanya bisa mendapat gizi dari ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan amalan kebaikan lainnya.

“Itulah menu yang terkumpul dalam ibadah, shalat, baca Qur’an. Itu semua kebutuhan ruh. Kalau nggak shalat, gelisah ruhnya,” tandasnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT