News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sarung Kena Air Mani Langsung Dipakai Shalat Meski Belum Dicuci, Memangnya Boleh? Buya Yahya Bilang Kalau Itu Hukumnya....

Bolehkah shalat dengan pakaian yang terkena air mani? Ini penjelasan Buya Yahya dan dalil shahihnya dalam Islam. Ternyata jika sarung terkena air mani dan tidak dicuci
Rabu, 2 Juli 2025 - 15:40 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Pertanyaan seputar boleh tidaknya memakai pakaian yang terkena air mani saat shalat sering muncul di tengah masyarakat. 

Terutama dalam situasi mendesak seperti usai mimpi basah atau hubungan suami istri ketika tak tersedia pakaian bersih lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah sah shalat dengan pakaian tersebut? Haruskah mencuci lebih dulu? Atau justru boleh dipakai langsung?

Menjawab kebingungan itu, ulama terkemuka Buya Yahya memberikan penjelasan yang menenangkan umat. 

Dalam salah satu ceramahnya yang dikutip dari kanal YouTube resmi, Buya Yahya menegaskan bahwa air mani bukanlah najis.

“Air mani itu suci, air mani itu tidak najis,” kata Buya Yahya.

Air Mani Menurut Hukum Islam: Najis atau Suci?

Dalam ilmu fikih, para ulama memiliki pandangan yang relatif seragam mengenai status kesucian air mani, terutama dalam tiga mazhab besar: Syafi’i, Maliki, dan Hanbali. 

Ilustrasi Sarung
Ilustrasi Sarung
Sumber :
  • Istockphoto

 

Ketiganya sepakat bahwa air mani termasuk suci karena merupakan asal penciptaan manusia.

“Menurut madzhab kita, Imam Syafi’i, juga madzhab Maliki dan Hanbali, air mani itu suci karena dia adalah asal dari manusia,” jelas Buya Yahya.

Penjelasan ini mengacu pada logika syariat bahwa sesuatu yang menjadi asal penciptaan manusia tidak mungkin najis. 

Dalam pandangan tersebut, pakaian yang terkena air mani tidak harus dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan untuk shalat.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

 

Hadist Shahih tentang Kesucian Air Mani

Dalam literatur hadist, terdapat dalil yang menguatkan bahwa air mani bukanlah najis. Salah satunya adalah hadist dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, istri Nabi Muhammad SAW, yang menyatakan:

"Aku pernah mencuci (bekas) janabah dari baju Rasulullah SAW, lalu beliau keluar hendak salat sedang bekas (bintik-bintik) air masih membekas di baju beliau." (HR. Muslim, No. 288)

Dalam riwayat lain disebutkan:

“Sungguh aku pernah menggaruknya dari baju Rasulullah SAW, lalu beliau salat dengan baju itu” HR. Bukhari, No. 229 dan Muslim, No. 289)

Hadist-hadist ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ tidak mempersoalkan bekas air mani di pakaian selama tidak menjijikkan secara fisik. Bahkan hanya cukup digosok atau dikerik tanpa dicuci bersih dengan air.

Apakah Shalat Tetap Sah Jika Mengenakan Pakaian Tersebut?

Dengan penjelasan di atas, shalat tetap sah meskipun pakaian terkena air mani, selama tidak ada najis lain yang melekat. 

Hal ini memberikan kelonggaran dalam kondisi terbatas, seperti saat tidak tersedia pakaian ganti atau ketika berada di luar rumah.

“Mohon maaf, misal seorang suami keluar air mani di sarungnya, maka sarung itu bisa dipakai untuk shalat,” tutur Buya Yahya.

Namun beliau menambahkan bahwa meski air mani tidak najis, secara adab dan kebersihan tetap dianjurkan untuk mencucinya jika memungkinkan.

“Biarpun menjijikkan, masa kotor enggak dicuci? Tapi ini bicara soal kesucian air mani, bukan kebersihan pakaian,” jelas Buya.

Kesimpulan: Suci Tapi Tetap Perhatikan Kebersihan

Dari penjelasan Buya Yahya dan pendapat ulama terdahulu, dapat disimpulkan bahwa air mani tidak membatalkan shalat dan tidak membuat pakaian menjadi najis. 

Meski begitu, menjaga kebersihan tetap dianjurkan dalam Islam sebagai bagian dari adab dan sopan santun dalam beribadah.

Bagi umat Islam, pemahaman ini bisa memberikan ketenangan dan kemudahan dalam menjalani ibadah sehari-hari, khususnya dalam situasi darurat atau terbatas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu a’lam.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT