News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinkes: Satu Orang Calon Haji Sudah Terserang Pneumonia di Makkah, Arab Saudi

Satu orang calon haji asal Kepulauan Riau tergabung dalam Kloter 1, berjenis kelamin laki-laki berusia 63 tahun di diagnosa terserang pneumonia di Tanah Suci, Arab Saudi
Jumat, 23 Mei 2025 - 22:47 WIB
Dinkes catat satu calon haji Kepri terserang pneumonia
Sumber :
  • ANTARA

Batam, tvOnenews.com - Satu orang calon haji asal Kepulauan Riau didiagnosa terserang pneumonia di Tanah Suci, Arab Saudi. 

Hal ini diutarakan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepulauan Riau (Kepri, Mochammad Bisri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hanya satu orang calon haji dengan diagnosa pneumonia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kepri Mochammad Bisri, Jumat (23/5/2025).

Pihaknya menyebutkan calon haji asal Kepri tersebut tergabung dalam Kloter 1, berjenis kelamin laki-laki berusia 63 tahun.

Menurutnya, semua calon haji asal Kepri dalam kondisi istithaah, sehingga dinilai mampu menjalani ibadah haji sesuai dengan syariat agama Islam.

“Karena kondisi kesehatan sesuai usia calon haji bervariasi ya,” ungkap Bisri.

Selain itu, Bisri juga memastikan bahwa semua calon haji Kepri dengan indikasi medis dalam keadaan terpantau, karena setiap kloter ada pendamping tenaga medisnya.

“Pendamping tenaga medis ini yang memantau kesehatan calon haji Kepri, yang rutin memastikan merek minum obat dan terawasi dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, pada 22 Mei 2025 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 99 calon haji Indonesia terserang pneumonia selama menunaikan ibadah di Tanah Suci, dan satu orang meninggal karena penyakit infeksi saluran pernafasan tersebut.

Menurut Kemenkes, kondisi ini harus diwaspadai karena dapat menjadi lebih serius, jika tidak tertangani dengan cepat dan tepat.

Penyakit ini dapat berakibat fatal, terutama bagi jamaah dengan kondisi kesehatan yang rentan atau memiliki komorbiditas. 

Pneumonia merupakan peradangan pada kantung-kantung udara di paru-paru (alveoli) yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.

Kemenkes mengidentifikasi beberapa faktor risiko yang bertendensi sebagai pencetus kasus pneumonia di kalangan jamaah calon haji, antara lain suhu panas ekstrem.

Berdasarkan data real time Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), suhu pada Kamis di Makkah dan Madinah berkisar antara 41-47 derajat Celcius. 

Jika kekurangan asupan cairan pada kondisi seperti ini dapat menyebabkan dehidrasi yang bisa membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, keramaian, penularan penyakit dengan kepadatan jamaah calon haji hingga jutaan orang dapat meningkatkan risiko penularan virus atau bakteri penyebab pneumonia. Selain itu, risiko dari riwayat penyakit penyerta atau komorbiditas.

Jamaah dengan riwayat diabetes, hipertensi, penyakit jantung memiliki risiko lebih tinggi terkena pneumonia. (ant/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT