News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Pendakwah Merokok saat Isi Ceramah, Memangnya Boleh? Hukumnya dalam Islam Menurut Buya Yahya...

Buya Yahya mengupas tuntas persoalan hukum seorang pendakwah atau ustaz ketika mengisi ceramah dalam suatu acara kajian sambil merokok agar semakin enjoy.
Senin, 12 Mei 2025 - 23:35 WIB
KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Adab dalam mengisi ceramah merupakan bagian penting bagi seorang pendakwah untuk menyampaikan pesan tersirat kepada para jemaah di hadapannya.

Adab ceramah memberikan contoh perilaku yang harus dilakukan pendakwah saat mengajar atau memberikan pemahaman tentang ilmu agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, zaman sekarang semakin marak pendakwah saat mengisi ceramah, mereka sambil merokok sebagaimana menunjukkan ada adab harus dipahami ketika berpidato di depan jemaah.

Terlebih lagi, jika mengacu pada ajaran Islam, hukum merokok dianggap kontroversi. Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan mengeluarkan fatwa mengharamkan rokok.

Namun, sebagian pendakwah melakukan pembelaan kalau merokok saat berceramah akan membuat mereka enjoy dan menikmati dalam menyampaikan ilmu pemahaman tentang ajaran agama Islam.

Terkait kasus ini, apa hukum ceramah sambil merokok dalam ajaran agama Islam? Buya Yahya kebetulan mendapat pertanyaan terkait hal tersebut.

Hukum Pendakwah Merokok saat Mengisi Ceramah

Ilustrasi pendakwah merokok saat ceramah
Ilustrasi pendakwah merokok saat ceramah
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Dinukil tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Senin (12/5/2025), Buya Yahya membahas tentang rokok dalam agama Islam.

Mulanya, seorang jemaah bertanya terkait dirinya sering mendengar ceramah seorang ustaz yang dinilai ilmunya mumpuni, tetapi pendakwah tersebut selalu merokok saat mengisi waktu kultumnya.

Jemaah itu bertanya-tanya apakah ustaz tersebut sudah memahami tentang hukum merokok dalam Islam atau belum. Terlebih, pendakwah itu menyalakan rokoknya ketika berceramah.

"Permasalahan rokok diperdebatkan, kami akan ajak Anda menjadi orang bijak bukan merendahkan," respons Buya Yahya.

Kemudian, Buya Yahya membahas pertanyaan jemaah tersebut terkait cara menyikapi dan membandingkan sosok ustaz yang merokok dan tidak merokok.

Buya Yahya berspekulasi kalau ustaz atau pendakwah berceramah sambil merokok, pastinya akan menimbulkan pertanyaan dan keheranan dari jemaah yang hadir.

Buya Yahya juga berpendapat terkait kondisi ustaz tidak merokok, pastinya sangat mudah diterima baik oleh jemaah, bahkan disegani oleh umat Muslim.

"Jadi, kalau ustaz perokok ini pasti di kalangan perokok oke satu mazhab, tapi di kalangan tidak merokok dia sebagian kurang," paparnya.

Walau perbedaannya sangat mencolok, pengasuh LPD Al-Bahjah itu mengimbau para jemaah agar tidak mempunyai spekulasi negatif kepada ustaz atau pendakwah yang merokok.

"Paling tidak di saat ketemu orang yang kurang, dakwah belum bisa masuk secara maksimal, selesai. Ini orang bijak, orang pintar, kita tidak ada mencaci," pesannya.

Keputusan seorang jemaah memilih seorang guru atau pendakwah sangat penting. Menurut Buya Yahya, cara ini sebagai solusi agar tidak mudah menghakimi orang lain.

"Anda pun bisa memilih dong dalam hal ini. Anda bijak (mengaji) dengan yang merokok pun Anda ngambil ilmunya tanpa harus merendahkan," jelasnya.

Lebih lanjut, Buya Yahya menyinggung setiap orang mukmin pastinya mempunyai pandangan sendiri terkait hukum merokok.

Namun demikian, mayoritas umat Muslim bahkan lembaga berbasis agama Islam pastinya memilih hukum rokok adalah haram dalam agama Islam.

"Kalau Anda meyakini bahwasanya rokok itu adalah haram, maka Anda mendoakan dan mohonkan ampun itu tanda iman," tegasnya.

Pesan ini agar setiap orang mukmin tidak perlu memperdebatkan pada persoalan pendakwah merokok atau tidak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anda bisa memilih demi kebaikan anda, mungkin bisa menghindar dari ketidakbaikan yang dilakukan ustaz. Ingat tetap tidak boleh kita saling merendahkan, saling mencaci," tandasnya.

(adk/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT