Tak Disangka di Depan Media Korea Kapten Red Sparks Ungkap Karakter Megawati Hangestri, Sosok Muslimah yang....
- KOVO
Jakarta, tvOnenews.com- Kedekatan antara Kapten Red Sparks dengan Megawati Hangestri sempat menuai sorotan media Korea.
Bahkan keduanya, sama-sama menunjukkan tali persahabatan yang baik, di dalam dan luar lapangan.
- KOVO
Hal itu semakin jelas, setelah kabar kepulangan Megawati Hangestri yang menuai ragam komentar. Juga memicu rasa sedih para Pemain Red Sparks.
Bahkan ungkap sedih itu, dia mengungkapkan rasa sedihnya di hadapan Media.
Sosoknya bahkan dikenal di Korea Selatan, karena pribadi yang hangat dan ramah, yaitu kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon.
Dalam penjelasannya, ia mengaku kehilangan sosok Megawati Hangestri, yang disapa Megatron itu.
Tentunya, dirasa wajar lantaran Megawati Hangestri selalu nempel dengannya. Terlebih kurang lebih 2 musim, Megawati bersama Red Sparks.
Kepada sejumlah media Korea, mereka mengatakan bahwa Red Sparks pasti mengalami kerugian setelah Megawati Hangestri pergi.
Pengakuan soal Karakter dan Kualitas Megawati Hangestri
- KOVO
Lebih lanjut, Yeum Hye-seon juga menjelaskan situasinya meski Megawati sudah diganti Wipawee Srithong, namun tampaknya warisan yang ditinggalkan Megawati Hangestri tidak mudah untuk diulang kembali.
Dia juga mengenang proses kemenangan bersama Muslimah hebat itu. Bahkan, ia mengungkapkan karakter Megawati, sosok yang hebat punya kegigihan atau semangat tinggi.
Diketahui, Yeum Hye-seon baru saja dianugerahi dalam Best 7 untuk posisi setter yang diberikan oleh KOVO pada gelaran V-League 2024/2025.
Maka dari itu, ia bersyukur atas kehadiran Megawati dan tidak mudah melupakan kontribusinya.
“Mega dan Bukilic telah bekerja keras. Berkat mereka, kami bisa sampai sejauh ini,” tegas Yeum Hye-seon melansir dari My Daily.
"Jika mereka tidak ada di sini, kami tidak akan bisa maju ke liga bola voli musim semi. Mereka adalah pemain yang hebat. Sayang sekali melihat mereka pergi,“ sambungnya.
"Jika mereka tidak ada di sini, kami tidak akan bisa maju ke liga bola voli musim semi. Mereka adalah pemain yang hebat. Sayang sekali melihat mereka pergi,“ ungkap perasaan Kapten Red Sparks ini.
Perlu diketahui, kepulangan Megawati karena, ingin lebih dekat dengan keluarga, dan merawat ibunya di Indonesia. Kariernya di Korea Selatan pun berakhir.
"Tentunya terima kasih sudah dukung aku di Korea, sampai aku sudah selesai di Korea," ucap Megawati Hangestri di Bandara Korea Selatan.
Ia menegaskan bahwa pulang bukan karena ibu yang sakit. Itu buatnya sendih, karena dia ingin merawat dan dekat dengan keluarga.
"Sebenarnya memutuskan kontrak dengan Red Sparks secara profesional dan saya punya hak untuk memutus kontrak itu, saya ingin dekat dengan keluarga, terutama mama," kata Megawati saat menghadiri undangan Bupati Jember Muhammad Fawait di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Selasa (15/4) dari Antara.(klw).
Load more