News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Penyebab 99,9 Persen Rumah Tangga Hancur Lebur Gegara Hal ini, Ustaz Khalid Basalamah Peringatkan Suami Istri...

Ustaz Khalid Basalamah menjamin hal yang menyebabkan 99,9 persen rumah tangga rusak bukan perselingkuhan, tetapi karena suami istri tidak bisa mengontrol ini.
Selasa, 29 April 2025 - 17:52 WIB
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Beberapa hal menjadi penyebab rumah tangga semakin hancur disebabkan adanya pertengkaran suami istri, ketidaksetiaan, dan perselingkuhan.

Selain itu, rumah tangga mengalami kehancuran karena konflik hak pengasuhan anak, perbedaan pendapat, dan ketidakcocokan dialami oleh suami istri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah faktor tersebut membuat suami istri tidak harmonis dan mengakhiri rumah tangga yang dijalani mereka selama bertahun-tahun.

Namun begitu, menurut Ustaz Khalid Basalamah, ada satu hal menyebabkan 99,9 persen rumah tangga bisa rusak, bukan adanya faktor perselingkuhan suami istri.

Ustaz Khalid Basalamah mengatakan hal ini bisa membuat suami istri sulit mengontrol kebahagiaan mereka, sehingga rumah tangga sulit dipertahankan lagi.

Hal Menyebabkan Rumah Tangga Suami Istri Rusak

Ilustrasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Ilustrasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Sumber :
  • Antara

 

Dilansir tvOnenews.com dari unggahan Instagram @mahasiswa.salaf, Selasa (29/4/2025), Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan betapa bahayanya pergaulan.

Dengan gaya karismatiknya, Ustaz Khalid Basalamah menegaskan bahwa, jika tidak mengontrol pergaulan di luar, sebagai penyebab 99,9 persen rumah tangga di ujung tanduk.

"Tolong kontrol pergaulanmu karena 99,9 persen rumah tangga rusak akibat pergaulan, ini penyebab utama sebenarnya," kata Ustaz Khalid Basalamah.

Dalam suatu ceramah, Ustaz Khalid Basalamah mencontohkan seorang istri yang memiliki banyak teman, sehingga sering bergaul kepada mereka.

Saat bergaul, seorang istri merasa iba jika temannya memiliki suami yang mempunyai banyak harta, sehingga membuat kondisi teman-temannya kaya raya.

"Ditarik retorika kehidupan itu di dalam sini. Suami kita mampu membelinya begini. Ranjang yang bisa dibeli Rp5 juta, yang sana beli ranjang misalnya Rp150 juta," terangnya.

"Enggak bisa ketemu, kalau tarik itu ke sini, maka bisa kacau semua," sambung dia.

Ustaz Khalid Basalamah kemudian mencontohkan sebaliknya jika seorang suami memiliki istri yang wajahnya tidak secantik istri teman-temannya, maka bisa memicu pertengkaran.

"Si laki-laki liat istri, suami-istri temannya selalu berpenampilan seperti A atau B atau C. Lalu, istrinya tidak seperti itu. Dia mau tarik itu ke sini (rumah tangganya), susah. Gak bisa. Maka mungkin fisiknya pasangan kita seperti ini," bebernya.

Dalam kasus seperti ini, kata Ustaz Khalid Basalamah, dalam Islam menjelaskan konsep Gadhul Bashar yang artinya menundukkan atau menjaga pandangan.

"Perempuan disuruh pakai hijab. Semua itu tujuannya untuk itu. Untuk meredam supaya orang jangan cemburu," katanya.

Pendakwah kelahiran asal Makassar itu hanya mengharapkan para suami istri bisa menjaga, minimal mengontrol pergaulannya walaupun memiliki banyak teman di luar.

Ustaz Khalid Basalamah menambahkan, betapa bahayanya orang ketiga jika sudah masuk dalam ranah rumah tangga orang lain, bahkan harus bisa mengatur pola hidup dan pergaulan yang terarah.

"Ada orang Subhanallah, ada banyak perempuan saya temukan begitu, kasus ibu-ibu semua yang dihadapi suaminya pemikirannya temannya," paparnya.

Ustaz Khalid Basalamah menyebut kebanyakan kasus perceraian rumah tangga karena hal sepele yang menyebabkan keributan suami istri, namun sebenarnya mereka masih saling sayang.

"Ribut sedikit dia akhirnya konsultasi sama temannya masih gadis tua gak menikah, orang ini gak ada pengalaman rumah tangga diajak musyawarah sama dia," tuturnya.

"Kesimpulan terakhir suruh cerai, 'Kau juga bisa hidup kok kayak saya, saya tidak ada suami tapi saya bahagia, saya bisa kerja'. Setelah itu mengajukan perceraian, Subhanallah, gara-gara pergaulan tuh bahaya sekali," sambungnya menerangkan.

Lebih lanjut, Ustaz Khalid Basalamah juga berharap agar para suami juga tidak curhat kepada teman-temannya saat kumpul bersama, terkhusus bercerita kepada rekan perempuannya.

"Kadang-kadang bapak-bapak kalau lagi ngumpul sama teman, jangan terpengaruh dengan perkataan itu. Nih yang pulang duluan berarti takut sama istrinya. Kuat-kuatan nunggu di situ sampai jam 12 sampai jam 1 (malam). Ngapain, untuk apa? Pulang," tegasnya.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah, curhat kepada istri lebih menciptakan suasana yang semakin harmonis dan terus meningkatkan benih-benih cinta.

"Lebih enak sama istri bisa ngobrol,  bisa bercumbuan, bisa makan sama-sama. Ngapain sama teman-teman ngabisin waktu. Tapi ini pergaulan bahayanya di situ. Dia akhirnya dipancing-pancing untuk itu," sarannya.

Ustaz Khalid Basalamah lebih menyarankan para suami lebih fokus pada istrinya, terlebih lagi jika pasangannya sakit dan harus diurus dengan sepenuh hati dibawa ke rumah sakit.

Anjuran ini berkaitan dengan salah satu kisah Rasulullah SAW yang meminta menantunya, Utsman bin Affan agar mengurus Ruqqayah selaku istrinya dan putri dari Nabi SAW yang tengah sakit.

"Sampai Rasulullah bilang, jangan kau urus (perang), Utsman urus istrimu. Betul anak Nabi SAW, tapi tidak dianggap aib. Tidak jadi jihad gara-gara istrinya sakit. Bukan aib itu," jelasnya.

Ustaz Khalid Basalamah mengimbau agar suami istri saling memberikan manfaat satu sama lain dan tidak boleh ada rasa canggung agar menjaga rumah tangganya tetap harmonis.

Bagi dia, cara seperti ini salah satu upaya mengontrol pergaulan agar rumah tangga mereka tidak diambang kehancuran.

"Ingat kata Nabi SAW, seseorang sesuai dengan agama temannya. Hati-hati teman-teman sekalian. Kita bergaul dengan pengangguran kita jadi pengangguran. Kita bergaul dengan pemabuk, kita jadi pemabuk," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kasih contoh, kalau saya bergaul dengan 10 orang perokok, saya tidak merokok. Hari pertama kedua, kita akan terbiasa minimal dengan baunya. Seminggu mereka akan bilang coba aja sebatang. Sebulan kita akan merokok bersama mereka. Setahun bisa jual rokok," pungkasnya.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT