News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Lakukan Amalan ini agar Terhindar Sifat Pelit dan Selamat dari Siksaan Api Neraka, Kata Buya Yahya

Bagi Buya Yahya, orang yang memiliki sifat pelit atau kikir penyebab tersiksa dari api neraka bisa dihilangkan dengan satu amalan sederhana ini setiap hari.
Senin, 28 April 2025 - 16:34 WIB
KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Pelit merupakan sifat yang enggan menginfakkan sesuatu atau harta kepada orang lain, sehingga bisa menyebabkan terhindar dari siksaan api neraka.

Merujuk dari kitab Fadhilah Sedekah karya Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi, dalam hadis riwayat dari Abu Hurairah RA, bahaya pelit atau kikir akan dekat dengan neraka dan sangat jauh dari surga, Rasulullah SAW bersabda:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Orang-orang dermawan dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan manusia, dan jauh dari neraka. Dan, orang-orang yang kikir jauh dari Allah, jauh dari surga, jauh dari manusia, dan dekat dengan neraka. Sesungguhnya seorang bodoh yang dermawan lebih dicintai Allah dariapda seorang ahli ibadah yang kikir." (HR. Tirmidzi).

Oleh karena itu, Buya Yahya selaku pengasuh LPD Al Bahjah mengatakan agar tidak memiliki sifat pelit atau kikir dan terhindar dari siksa api neraka, sebaiknya melakukan amalan yang satu ini.

Amalan Terhindar dari Sifat Pelit dan Siksa Api Neraka

Ilustrasi orang pelit atau kikir
Ilustrasi orang pelit atau kikir
Sumber :
  • Pexels/Lukas

 

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Senin (28/4/2025), Buya Yahya menerangkan penyebab orang bisa pelit dan rentan masuk neraka.

Buya Yahya berpendapat bahwa, sifat pelit muncul karena sudah menjadi kebiasaan dalam diri sendiri tidak mau memberikan sesuatu kepada orang lain.

"Imbauan untuk memberikan makanan dan memberikan air minuman dan larangan peringatan untuk pelit tidak memberi minum. Kita punya minum, ada orang kehausan kita tidak memberi, keterlaluan," ujar Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan permasalahan lainnya mengapa orang bisa pelit disebabkan tidak memahami keutamaan betapa dahsyatnya "memberi".

Pengasuh LPD Al Bahjah itu membandingkan kesadaran dalam memberi sesuatu antara masyarakat Indonesia dan negara di Timur Tengah.

"Kalau di Arab itu ada air yang disiapkan di beberapa tempat ada semacam kayak bangunan kecil di dalamnya ada air baradah, ada pendinginnya jadi itu ada keran," tuturnya.

"Di negeri kita belum umum, mungkin merasa banyak hujan atau banyak sumber biar gali sendiri," tambahnya.

Buya Yahya menerangkan padahal memberi sangat mudah, misalnya menyiapkan air untuk diberikan kepada orang lain, terutama diperuntukkan orang susah atau yang membutuhkan.

Bagi Buya Yahya, rezeki merupakan dari Allah SWT, sehingga tidak boleh takut untuk selalu memberi yang bisa bermanfaat kepada orang lain.

Melalui kegiatan memberi ini, kata Buya Yahya, sudah dipastikan melakukan amalan berupa sedekah yang mengandung pahala besar dari Allah SWT.

"Yang menjadi masalah belum dibudayakan, belum dibiasakan, belum disadarkan. 

Buya Yahya mengambil pembahasan amalan memberi makanan dan minuman bisa mengarah sedekah dari hadis riwayat Sayyidina Abdullah bin Amru Ibn Ash RA.

Dalam hadis riwayat tersebut, Buya Yahya mengatakan, ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW tentang cara menjadi seorang Islam yang baik.

"Ciri Islam itu seperti apa sih? Islam yang baik kayak apa? Memberikan makan, jadi ada sebagian tradisi orang yang paham makna ini. Coba kita hari ini sedikit enggak usah banyak sambil praktik," tuturnya.

"Apalagi mungkin di rumahnya ada yang bekerja tukang yang lepas enggak kita ngasih makan. Sebenarnya itu kesempatan untuk kita kasih makan dan itu adalah sedekah," sambungnya.

"Kamu memberi makan tentunya yang layak dimakan sama orang. Jangan menyerah hdengan kefakiran Anda," lanjutnya lagi.

Kemudian, Buya Yahya mengatakan amalan terhindar dari sifat pelit adalah memberikan senyuman dan ucapan salam kepada orang lain, sebagaimana dalam anjuran dari Rasulullah SAW.

"Baginda juga perlu dibudayakan membiasakan bersalam kepada orang yang engkau kenal dan tidak engkau kenal, baik Muslim maupun non-Muslim, tetap Anda ucapkan salam 'Assalamualaikum' menggugah hati, menumbuhkan cinta," bebernya.

Pendakwah karismatik itu menuturkan bahwa, memberi ucapan salam mengandung rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.

"Karena sesungguhnya waktu Anda bersalam, Anda mendoakan juga 'semoga keselamatan, kesejahteraan Allah limpahkan kepadamu wahai saudaraku'," jelasnya..

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu sangat sederhana karena mengandung tidak pelit, tetapi itu juga sangat membantu terhindar dari siksaan api neraka," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT