News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bicara Makna Halal Bihalal, Kata Ustaz Adi Hidayat: Pembaharuan yang Keruh Jadi Jernih

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan makna Halal Bihalal di acara Halal Bihalal Muhammadiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo pada Sabtu (26/4/2025).
Minggu, 27 April 2025 - 23:59 WIB
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Sidoarjo, tvOnenews.com - Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan apa saja makna dari Halal Bihalal.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa, halal bihalal tidak hanya menjadi tradisi belaka di Indonesia, tetapi juga kembali menciptakan fitrah manusia yang kusut menjadi jernih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan esensi dari halal bihalal saat menghadiri acara Halal Bihalal Muhammadiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) pada Sabtu (26/4/2025).

"Dalam bahasa Arab, ketika benang kusut diurai hingga lurus, disebut hill al-ahbal halalan. Air keruh yang disaring hingga jernih disebut hill al-ma’ halalan," ujar Ustaz Adi Hidayat dalam keterangan resminya dikutip dari Muhammadiyah, Minggu (27/4/2025).

"Begitu pula, ketika hubungan sosial yang keruh diurai hingga nyaman dan bening, disebut hill al-musykilah halalan," tambahnya.

UAH sapaan akrabnya, mengambil makna dari halal bihalal dari rujukan kitab Mughni al-Labib 'an Kutub al-A'arib oleh Ibn Hisyam al-Anshari.

Lebih lanjut, Direktur Quantum Akhyar Institute itu mengatakan tiga dimensi kehidupan manusia memiliki hubungannya dengan konsep dari halal bihalal.

Tiga dimensi ini, kata Ustaz Adi Hidayat, di antaranya fisikal, intelektual, dan spiritual. Ia mengambil kata halal telah tercantum sebanyak 55 kali di dalam Kitab Suci Al-Quran.

"Halal Bihalal adalah implementasi nilai Al-Qur’an untuk mengurai kekusutan hubungan sosial, intelektual, dan spiritual, sehingga kita kembali pada fitrah yang lurus, sebagaimana tujuan Idul Fitri," jelasnya.

Pendakwah karismatik kelahiran asal Pandeglang, Banten itu menyinggung bagaimana bulan suci Ramadhan bisa menciptakan kepelatihan pada diri manusia agar tidak kusut.

Ia melanjutkan bahwa, kekusutan ini bisa berasal dari dampak hawa nafsu, penyimpangan intelektual, bahkan terlibat dalam konflik sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, kebutuhan halal bihalal sangat penting membuat hubungan kembali harmonis, terutama pada antarumat beragama.

"Hari ini, 27 Syawal, kita cek kembali, apakah fitrah kita masih terjaga setelah Ramadhan? Halal Bihalal adalah cara memastikan hubungan kita lurus, bebas dari kekusutan, dan siap menyulam kebaikan berikutnya," bebernya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT